‹ Daftar slidePertemuan 14: Proyek Aplikasi CRM dan Presentasi Strategi
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP
Customer Relationship Management
Pertemuan 14 — Proyek Aplikasi CRM dan Presentasi Strategi
Dari 14 pertemuan menjadi satu strategi utuh: merangkai akuisisi, segmentasi, siklus hidup, nilai pelanggan, teknologi, dan implementasi menjadi rancangan aplikasi CRM yang siap dipresentasikan.
RPS MINGGU 15 • 2×50 MENIT
Bagian 1 dari 4
Merangkai Kembali Satu Semester
Sebelum membangun proyek akhir, kita susun ulang peta perjalanan CRM dari pertemuan 1 sampai 13 sebagai kerangka satu strategi utuh.
Peta Perjalanan: Dari Konsep ke Proyek
Satu semester CRM sebenarnya mengikuti alur logis satu siklus strategi pelanggan — dari menemukan pelanggan sampai mempertahankan dan mengukur nilainya.
EMPAT FASE STRATEGI CRM
Proyek hari ini meminta Anda merangkai keempat fase ini menjadi satu narasi strategi untuk SATU perusahaan/produk pilihan tim.
Apa Itu "Proyek Aplikasi CRM"?
Bukan sekadar membuat mockup layar aplikasi — proyek ini menuntut rancangan strategi CRM lengkap yang aplikasi hanya menjadi alat pendukungnya.
YANG DIMINTA
STRATEGI + ALAT
Rancangan strategi CRM untuk satu perusahaan/produk nyata (boleh UMKM atau brand besar), lengkap dengan rancangan fitur aplikasi/dashboard CRM pendukungnya.
YANG TIDAK DIMINTA
KODE JADI
Tim tidak wajib membuat aplikasi berfungsi penuh (coding). Rancangan (mockup/flow) + justifikasi strategi lebih penting daripada kerapian antarmuka.
Analoginya: Anda berperan sebagai konsultan CRM yang dipanggil perusahaan untuk merancang strategi dan menunjukkan seperti apa alat digital yang mendukungnya — bukan sebagai programmer yang disuruh mengetik kode.
Bagian 2 dari 4
Anatomi Strategi CRM yang Lengkap
Lima komponen wajib yang harus ada di setiap proposal strategi CRM — kerangka penilaian proyek Anda.
Lima Komponen Wajib Proposal Strategi
Rubrik penilaian proyek mengikuti kelima komponen ini secara persis:
1—PROFIL
PERUSAHAAN
Deskripsi bisnis, produk, target pasar, dan masalah hubungan pelanggan yang ingin diselesaikan.
2—SEGMENTASI
& TARGET
Segmen pelanggan prioritas + posisi mereka di Customer Acquisition Matrix dan siklus hidup.
3—NILAI
& CLV
Perhitungan CLV untuk minimal satu segmen — dasar prioritas investasi CRM.
4—TEKNOLOGI
& FITUR
Rancangan fitur aplikasi/dashboard CRM (mockup atau alur layar) yang mendukung strategi.
5—IMPLEMENTASI
& STAKEHOLDER
Rencana rollout, tantangan organisasional, dan peta pemangku kepentingan yang terlibat.
Hitung dari Nol: CLV Pelanggan Kafe UMKM
Studi kasus: sebuah kafe kopi UMKM di Semarang ingin tahu nilai rata-rata satu pelanggan loyal (Customer Lifetime Value) untuk memprioritaskan anggaran CRM-nya.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Rata-rata belanja per kunjungan
Data historis kasir
Rp 45.000
2. Frekuensi kunjungan per bulan
Data historis kasir
4 kali
3. Nilai belanja per bulan
Rp 45.000 × 4
Rp 180.000
4. Rata-rata lama jadi pelanggan
Riwayat kartu loyalitas
3 tahun (36 bulan)
5. Margin kotor kafe
Asumsi industri F&B kecil
40%
6. CLV (total belanja × margin)
(Rp 180.000 × 36) × 40%
Rp 2.592.000
CLV PER PELANGGAN
Rp 2,59 juta
Batas atas wajar biaya akuisisi & retensi per pelanggan
Hitung dari Nol: Alokasi Anggaran CRM Berbasis CLV
Dengan CLV Rp 2,59 juta, tim proyek harus memutuskan alokasi anggaran CRM bulanan sebesar Rp 15.000.000 ke tiga aktivitas.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Anggaran akuisisi pelanggan baru (35%)
35% × Rp 15.000.000
Rp 5.250.000
2. Anggaran retensi/loyalitas (45%)
45% × Rp 15.000.000
Rp 6.750.000
3. Anggaran teknologi/dashboard CRM (20%)
20% × Rp 15.000.000
Rp 3.000.000
4. Estimasi pelanggan baru terakuisisi
Rp 5.250.000 ÷ Rp 150.000 (biaya akuisisi/orang)
35 pelanggan
5. Proyeksi nilai balik (CLV × pelanggan baru)
Rp 2.592.000 × 35
Rp 90.720.000
RASIO NILAI vs BIAYA AKUISISI
17,3×
Rp 90,72 juta ÷ Rp 5,25 juta — justifikasi investasi CRM ke direksi
Bagian 3 dari 4
Menyusun Rancangan Aplikasi CRM
Dari strategi ke antarmuka: fitur wajib dashboard CRM dan bagaimana menghubungkannya dengan data pelanggan.
Fitur Minimal Dashboard/Aplikasi CRM
Rancangan aplikasi tidak perlu rumit — empat fitur ini sudah menunjukkan pemahaman utuh materi teknologi CRM (pertemuan 10–11):
FITUR 1
PROFIL 360°
Satu layar berisi riwayat transaksi, kontak, dan interaksi terakhir tiap pelanggan — agar staf tidak "buta" saat melayani.
FITUR 2
SEGMENTASI
Label otomatis (baru/aktif/berisiko-hilang) berdasarkan data perilaku — mendukung strategi siklus hidup pelanggan.
FITUR 3
DASHBOARD CLV
Ringkasan angka nilai pelanggan & profitabilitas per segmen — alat pengambilan keputusan manajemen.
FITUR 4
PENGINGAT AKSI
Notifikasi otomatis (mis. "hubungi pelanggan tidak aktif 30 hari") — menjembatani strategi ke tindakan staf.
Contoh Kerangka Layar (Wireframe) Dashboard
Rancangan tidak perlu Figma profesional — sketsa kotak-kotak berlabel seperti ini sudah cukup untuk dinilai, asal jelas alur & fungsinya.
SKETSA LAYAR DASHBOARD CRM
Bagian 4 dari 4
Presentasi Strategi ke "Direksi"
Struktur presentasi, peran tim, dan rubrik penilaian — persiapan terakhir sebelum tim tampil di depan kelas.
Struktur Presentasi (10–12 Menit per Tim)
Ikuti urutan ini persis — ini alur logis yang sama dipakai konsultan strategi sungguhan saat presentasi ke klien:
Segmen
Isi
Durasi
1. Pembuka
Profil perusahaan/produk & masalah hubungan pelanggan yang dihadapi
~2 menit
2. Strategi
Segmentasi, target, posisi di siklus hidup pelanggan
Demo/mockup fitur aplikasi CRM & keterkaitannya ke strategi
~3 menit
5. Penutup
Rencana implementasi & tantangan yang diantisipasi
~2 menit
Tim yang melompat langsung ke tampilan aplikasi tanpa menjelaskan strategi di baliknya akan kehilangan poin terbesar di rubrik — "direksi" perlu tahu mengapa, bukan hanya seperti apa.
Pembagian Peran dalam Tim (4–5 Orang)
Setiap anggota wajib berbicara — peran berikut memastikan pembagian kerja jelas dan adil:
PERAN 1
STRATEGIST
Memaparkan profil perusahaan, segmentasi, dan target pasar.
PERAN 2
ANALYST
Memaparkan perhitungan CLV dan justifikasi anggaran.
PERAN 3
DESIGNER
Memaparkan rancangan fitur aplikasi/dashboard CRM.
Membuka, menutup, dan memimpin sesi tanya-jawab dengan "direksi".
Rubrik Penilaian Proyek Akhir
Bobot penilaian dirancang agar strategi tetap menjadi inti — bukan sekadar tampilan aplikasi yang menarik:
Komponen
Yang Dinilai
Bobot
Strategi & segmentasi
Ketepatan analisis target & siklus hidup pelanggan
25%
Analisis CLV & angka
Kebenaran perhitungan & kelogisan asumsi
20%
Rancangan aplikasi
Kejelasan fitur & keterkaitan ke strategi
20%
Rencana implementasi
Realistis, antisipasi tantangan & stakeholder
20%
Kualitas presentasi
Kejelasan alur, kekompakan tim, sesi tanya-jawab
15%
Tidak ada bobot khusus untuk "kecanggihan teknologi" — tim yang memakai sketsa kertas sederhana bisa mendapat nilai penuh kalau strateginya kuat dan logikanya jelas.
Lima Kesalahan Umum yang Menurunkan Nilai
KESALAHAN 1
SEGMEN TERLALU LUAS
Target "semua orang" tanpa segmentasi jelas — strategi jadi tidak spesifik dan sulit diukur.
KESALAHAN 2
ASUMSI TANPA DASAR
Angka CLV/anggaran dikarang tanpa penjelasan sumber — harus dihedge sebagai "asumsi/estimasi".
KESALAHAN 3
FITUR TERLALU BANYAK
Mockup memuat belasan fitur tanpa prioritas — lebih baik 4 fitur inti yang dalam.
KESALAHAN 4
ABAIKAN IMPLEMENTASI
Strategi bagus tapi tak ada rencana rollout atau antisipasi resistensi staf.
Kesalahan 5: satu anggota tim mengerjakan semuanya sendirian — sesi tanya-jawab akan langsung mengungkap ketimpangan kontribusi ini.
Instruksi Persiapan Sebelum Presentasi
CHECKLIST TIM (KUMPULKAN SEBELUM SESI PRESENTASI)
Deck slide (maks 12 slide) berisi lima komponen wajib (lihat slide 6)
Minimal 1 perhitungan CLV lengkap dengan langkah & asumsi tercantum
Minimal 1 rancangan layar/fitur aplikasi (wireframe/mockup/sketsa)
Pembagian peran tim tercantum eksplisit di slide pembuka
File dikumpulkan H-1 sebelum sesi presentasi (format PDF/PPTX)
Perusahaan/produk boleh fiktif berbasis nyata (mis. "kafe seperti Kopi Kenangan versi kampus") asal asumsi dijelaskan — tidak harus wawancara perusahaan sungguhan.
Bersiap untuk Sesi Tanya-Jawab "Direksi"
Setelah presentasi, kelas berperan sebagai direksi yang akan menantang strategi Anda dengan pertanyaan seperti:
CONTOH PERTANYAAN 1
“Kenapa segmen ini?”
Uji apakah tim benar-benar memahami alasan strategis di balik target pasar yang dipilih.
CONTOH PERTANYAAN 2
“Dari mana asumsi ini?”
Uji apakah angka CLV/anggaran punya dasar logis, bukan sekadar angka bulat yang enak didengar.
Jawaban terbaik bukan yang "sempurna", melainkan yang jujur dan berdasar logika — mengakui keterbatasan asumsi justru menunjukkan pemahaman lebih matang daripada berdalih.
Rangkuman: Satu Semester dalam Satu Kerangka
Cheat sheet terakhir — kaitkan tiap komponen proyek Anda ke pertemuan sumbernya sebelum presentasi:
Komponen Proyek
Berasal dari Pertemuan
Konsep Kunci
Profil & masalah perusahaan
P1
CRM sebagai strategi bisnis
Segmentasi & target
P2–P4
Customer Acquisition Matrix
Posisi siklus hidup
P5–P6
Manajemen siklus hidup pelanggan
Perhitungan CLV
P8–P9
Customer-Based Value Strategy
Rancangan aplikasi
P10–P11
Teknologi & analitik CRM
Rencana implementasi
P12–P13
Stakeholder & tantangan organisasional
Penutup: Selamat Menempuh Presentasi Akhir
JADWAL PRESENTASI
Setiap tim tampil 10–12 menit + 5 menit tanya-jawab
Urutan tim diundi di awal sesi
File proposal dikumpulkan H-1 (lihat slide 17)
SETELAH MATA KULIAH INI
TERAPKAN NYATA
Kerangka CRM ini berlaku untuk bisnis apa pun yang akan Anda kelola/kerjakan — dari startup, UMKM, hingga korporasi besar seperti BCA atau Tokopedia.
Terima Kasih atas satu semester perjalanan CRM ini — selamat mempresentasikan strategi terbaik tim Anda.