stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-06
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 6: Aktivitas Pelanggan dan Wawasan Perilaku (Behavioral Insights)
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP

Customer Relationship Management

Pertemuan 6 — Aktivitas Pelanggan dan Wawasan Perilaku (Behavioral Insights)

Dari sinyal transaksi ke wawasan yang bisa ditindaklanjuti: bagaimana data perilaku pelanggan diubah menjadi keputusan CRM yang tepat sasaran.

RPS MINGGU 6 • 2 × 50 MENIT
Bagian 1 dari 3
Apa itu Aktivitas & Perilaku Pelanggan?
Jenis-jenis data perilaku, dari mana data itu berasal, dan mengapa perilaku lebih jujur dibanding jawaban survei.

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu:

KONSEPTUAL
  • Menjelaskan jenis-jenis data perilaku pelanggan dan sumbernya.
  • Memahami kerangka RFM (Recency, Frequency, Monetary) sebagai alat segmentasi perilaku.
TERAPAN
  • Menghitung skor RFM sederhana dari data transaksi pelanggan.
  • Menerjemahkan wawasan perilaku menjadi rekomendasi taktik CRM konkret.
Kerangka RFM hari ini adalah fondasi langsung menuju perhitungan Customer Lifetime Value (CLV) pada pertemuan berikutnya.

Mengapa Perilaku Lebih Jujur dari Kata-kata?

Survei kepuasan pelanggan penting, tapi data perilaku menunjukkan apa yang benar-benar dilakukan pelanggan — bukan sekadar apa yang mereka katakan.

GAP SIKAP VS PERILAKU
Say ≠ Do
Fenomena umum riset konsumen
Pelanggan sering menjawab survei secara sosial-diinginkan (mis. mengaku peduli produk lokal), tapi riwayat transaksi menunjukkan pola belanja berbeda — inilah mengapa data perilaku jadi pelengkap penting survei.
CONTOH KASUS
Shopee & BBCA
Personalisasi berbasis klik
Rekomendasi produk Shopee dan notifikasi transaksi myBCA dibangun dari jejak klik, riwayat pencarian, dan pola transaksi nyata — bukan dari hasil kuesioner kepuasan semata.

Empat Jenis Data Perilaku Pelanggan

1. TransaksionalPembelian, nilai, frekuensi2. NavigasiKlik, pencarian, waktu di halaman3. InteraksiBuka email, respons chat4. Sosial & SentimenUlasan, rating, komentar
Keempat jenis data ini biasanya digabung oleh sistem CRM menjadi satu profil perilaku terpadu (360-degree customer view) per pelanggan.

Data Transaksional: Jejak Paling Berharga

Data yang merekam apa, kapan, dan berapa setiap kali pelanggan bertransaksi.

CONTOH VARIABEL
  • Tanggal & waktu transaksi terakhir.
  • Jumlah transaksi dalam periode tertentu.
  • Total nilai belanja & kategori produk yang dibeli.
MANFAAT UNTUK CRM
  • Dasar utama perhitungan RFM dan estimasi CLV.
  • Mendeteksi perubahan pola belanja secara dini.
  • Basis rekomendasi produk (mis. "sering dibeli bersama").

Data Navigasi & Interaksi Digital

Clickstream adalah rekaman jejak klik dan navigasi pengguna di situs web atau aplikasi.

DATA NAVIGASI
  • Halaman yang dikunjungi & urutan kunjungan.
  • Kata kunci pencarian internal aplikasi.
  • Produk dilihat tapi tidak dibeli (abandoned cart).
DATA INTERAKSI
  • Tingkat buka email (open rate) & klik tautan.
  • Kecepatan & kepuasan respons layanan pelanggan.
  • Partisipasi pada kuis, polling, atau program loyalitas.

Data Sosial & Sentimen

Ulasan, rating, dan komentar media sosial memberi konteks kualitatif di balik angka-angka perilaku.

SUMBER DATA
Ulasan & Rating
Marketplace & app store
Contoh: rating bintang produk di Tokopedia, ulasan aplikasi di Google Play Store, komentar di kolom produk Shopee.
ANALISIS SENTIMEN
Positif / Negatif
Klasifikasi otomatis teks
Sistem CRM modern memakai analisis teks otomatis untuk mengklasifikasikan nada komentar pelanggan di media sosial secara massal.
Data sosial rawan bias — pelanggan yang menulis ulasan cenderung punya pengalaman ekstrem (sangat puas atau sangat kecewa), bukan representasi rata-rata seluruh pelanggan.
Bagian 2 dari 3
Kerangka RFM: Mengukur Perilaku Secara Sistematis
Recency, Frequency, Monetary — tiga dimensi klasik yang mengubah tumpukan data transaksi menjadi segmen pelanggan yang bisa ditindaklanjuti.

Apa itu Kerangka RFM?

RFM adalah metode segmentasi pelanggan berdasarkan tiga dimensi perilaku transaksi yang terbukti sangat prediktif.

DimensiArtiPertanyaan Kuncinya
R — RecencyKeterkinianKapan terakhir kali pelanggan bertransaksi?
F — FrequencyFrekuensiSeberapa sering pelanggan bertransaksi?
M — MonetaryNilai UangBerapa total nilai belanja pelanggan?
Prinsip dasar RFM: pelanggan yang baru saja belanja, sering belanja, dan belanja dalam nilai besar adalah pelanggan paling berharga — masuk akal secara intuitif, tapi RFM membuatnya terukur.

Hitung dari Nol: Skor RFM Satu Pelanggan

Bu Sinta adalah pelanggan aplikasi kosmetik lokal. Mari hitung skor RFM sederhana berdasarkan data transaksinya bulan ini.

LangkahPerhitunganNilai
1. Recency — hari sejak transaksi terakhirData historis (per hari ini)3 hari
2. Frequency — jumlah transaksi 3 bulan terakhirData historis9 transaksi
3. Monetary — total belanja 3 bulan terakhirData historisRp2.700.000
4. Skor Recency (skala 1–5, makin baru makin tinggi)3 hari → sangat baruSkor 5
5. Skor Frequency (skala 1–5)9 transaksi → tinggiSkor 5
6. Skor Monetary (skala 1–5)Rp2.700.000 → tinggiSkor 4
SKOR RFM BU SINTA
5-5-4
Kandidat kuat pelanggan "Champion"

Menerjemahkan Skor RFM Menjadi Segmen

Kombinasi skor R, F, dan M menghasilkan segmen pelanggan yang berbeda perlakuan CRM-nya.

SegmenPola Skor RFMTaktik CRM
ChampionR tinggi, F tinggi, M tinggiProgram VIP, akses awal produk baru
Loyal CustomerF tinggi, R sedangProgram poin, apresiasi rutin
At RiskR rendah, F/M dulunya tinggiKampanye reaktivasi segera
LostR sangat rendah di semua dimensiWin-back agresif atau dilepas
Segmen "At Risk" adalah yang paling krusial dipantau — mereka dulunya berharga, sehingga upaya menyelamatkan mereka jauh lebih efisien dibanding akuisisi pelanggan baru.

Hitung dari Nol: Membandingkan Dua Pelanggan dengan RFM

Toko elektronik online membandingkan Pak Budi dan Pak Rudi untuk menentukan siapa yang lebih prioritas dihubungi minggu ini.

LangkahPerhitunganNilai
1. Pak Budi — hari sejak transaksi terakhirData historis2 hari (Skor R = 5)
2. Pak Budi — transaksi 3 bulan terakhirData historis2 transaksi (Skor F = 2)
3. Pak Rudi — hari sejak transaksi terakhirData historis45 hari (Skor R = 2)
4. Pak Rudi — transaksi 3 bulan terakhirData historis8 transaksi (Skor F = 5)
PAK BUDI
R5-F2
Baru kenal, belum terbiasa
PAK RUDI
R2-F5
Pelanggan setia yang mulai menjauh

Coba Sendiri: Ubah Angka RFM Jadi Segmen Pelanggan

Geser Recency, Frequency, dan Monetary satu pelanggan, lalu amati segmen apa yang terbentuk dan bagaimana skornya berubah.

Bagian 3 dari 3
Dari Wawasan ke Aksi CRM
Bagaimana wawasan perilaku diterjemahkan menjadi personalisasi, alat analitik, dan pertimbangan etika data.

Personalisasi: Wawasan Perilaku Jadi Aksi

Wawasan perilaku hanya bernilai jika diterjemahkan menjadi pengalaman yang relevan bagi tiap pelanggan.

REKOMENDASI PRODUK
  • Berdasar riwayat beli & klik.
  • Contoh: "sering dibeli bersama" di Shopee.
KONTEN & PENAWARAN
  • Promo sesuai kategori favorit.
  • Contoh: diskon skincare untuk pembeli rutin skincare.
WAKTU & KANAL
  • Kirim pesan saat pelanggan biasanya aktif.
  • Contoh: notifikasi jam 19.00 untuk yang belanja malam.

Alat & Teknik Analitik Perilaku Pelanggan

DASHBOARD & SEGMENTASI
  • CRM dashboard menampilkan skor RFM otomatis per pelanggan.
  • Segmentasi dinamis: pelanggan pindah segmen otomatis saat perilakunya berubah.
MODEL PREDIKTIF
  • Predictive churn model memperkirakan probabilitas pelanggan berhenti.
  • Machine learning mengenali pola pembelian yang sulit dilihat manusia secara manual.
Skala data di perusahaan besar seperti BCA atau GoTo bisa mencapai puluhan juta pelanggan — analisis manual mustahil, sehingga alat otomatis menjadi kebutuhan, bukan pilihan.

Etika & Batasan Penggunaan Data Perilaku

Kemampuan melacak perilaku pelanggan secara detail membawa tanggung jawab besar terkait privasi.

PRINSIP YANG WAJIB DIPEGANG
  • Persetujuan (consent) eksplisit sebelum mengumpulkan data.
  • Transparansi: pelanggan tahu data apa yang dipakai & untuk apa.
  • Keamanan data sesuai UU PDP (Perlindungan Data Pribadi).
RISIKO JIKA DIABAIKAN
  • Personalisasi terasa "menyeramkan" (creepy), bukan membantu.
  • Sanksi hukum & hilangnya kepercayaan pelanggan.
  • Kebocoran data merusak reputasi jangka panjang.

Studi Kasus: Personalisasi Berbasis Perilaku di BCA

DATA YANG DIPAKAI
  • Pola transaksi rutin (mis. transfer gaji setiap tanggal 25).
  • Riwayat pengeluaran per kategori merchant.
  • Frekuensi login aplikasi myBCA.
AKSI CRM YANG DIHASILKAN
  • Notifikasi saldo menipis sebelum tanggal transfer rutin.
  • Rekomendasi produk investasi sesuai profil pengeluaran.
  • Deteksi transaksi tidak biasa untuk pencegahan penipuan.

Latihan Kelas: Hitung & Segmentasi RFM

Skenario: Toko buku online mencatat Kak Wulan terakhir belanja 60 hari lalu, dengan 1 transaksi dalam 3 bulan terakhir senilai total Rp150.000.
TUGAS DISKUSI (5 MENIT, BERPASANGAN)
  • Perkirakan skor R, F, dan M Kak Wulan (skala 1–5, rendah karena angka-angka di atas tergolong lemah).
  • Tentukan segmen RFM yang paling cocok untuk Kak Wulan.
  • Usulkan 1 taktik CRM yang sesuai segmen tersebut.
PETUNJUK
  • Gunakan logika yang sama dengan slide "Hitung dari Nol" sebelumnya.
  • Rujuk tabel segmen RFM (Champion, Loyal, At Risk, Lost).

Rangkuman & Menuju Pertemuan 7

KonsepInti Pembelajaran
Jenis Data PerilakuTransaksional, navigasi, interaksi, sosial & sentimen
Kerangka RFMRecency, Frequency, Monetary → skor & segmen pelanggan
PersonalisasiWawasan perilaku diubah jadi rekomendasi, konten, timing
Etika DataConsent, transparansi, kepatuhan UU PDP
MINGGU DEPAN

Pertemuan 7: Customer Lifetime Value (CLV) — menghitung nilai pelanggan jangka panjang berbasis data RFM hari ini.

TUGAS
Hitung RFM
Siapkan 1 contoh data transaksi pribadi
Perkirakan skor RFM Anda sendiri sebagai pelanggan aplikasi favorit — akan dibahas di awal pertemuan berikutnya.