stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-07
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 7: Evaluasi Bisnis — Menyusun Laporan dan Rencana Kerja (LRK)
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP

Business Process Management

Pertemuan 7 — Evaluasi Bisnis: Menyusun Laporan dan Rencana Kerja (LRK)

Menutup rangkaian fungsi manajemen dengan mengubah hasil evaluasi kinerja menjadi laporan yang jujur dan rencana kerja yang bisa dieksekusi tim.

RPS MINGGU 7 • 2X50 MENIT
Bagian 1 dari 4
Evaluasi Bisnis dalam Siklus Manajemen
Mengapa evaluasi adalah fungsi penutup sekaligus pembuka siklus manajemen berikutnya.

Apa Itu Evaluasi Bisnis?

Evaluasi bisnis adalah proses sistematis membandingkan hasil aktual dengan target yang direncanakan, untuk menilai kinerja dan menentukan tindak lanjut.
INPUT
DATA
Angka aktual: penjualan, biaya, komplain pelanggan, waktu proses.
PROSES
BANDINGKAN
Aktual vs target (KPI, Key Performance Indicator — indikator kinerja kunci) yang sudah ditetapkan di awal.
OUTPUT
LRK
Laporan kinerja + rencana kerja periode berikutnya.

Mengapa Organisasi Wajib Mengevaluasi Kinerjanya?

Tanpa evaluasi, organisasi berjalan tanpa umpan balik — seperti mengemudi dengan mata tertutup.

ALASAN 1
AKUNTABILITAS
Manajemen mempertanggungjawabkan hasil kerja ke pemilik/investor — mis. laporan kinerja gerai ke pemilik waralaba.
ALASAN 2
PEMBELAJARAN
Mengetahui apa yang berhasil dan gagal, agar tidak mengulang kesalahan yang sama musim depan.
ALASAN 3
DASAR KEPUTUSAN
Menentukan alokasi sumber daya periode berikutnya berdasarkan bukti, bukan asumsi.
ALASAN 4
MOTIVASI TIM
Umpan balik kinerja yang jelas mendorong perbaikan berkelanjutan di level tim/individu.

Evaluasi dalam Siklus PDCA

Evaluasi bisnis adalah jantung dari tahap Check dan Act dalam siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) — kerangka perbaikan berkelanjutan.

PLANSusun targetDOJalankan rencanaCHECKEvaluasi hasilACTSusun LRK
Pertemuan hari ini fokus di tahap Check (menilai kinerja) dan Act (menuangkannya ke LRK untuk siklus berikutnya).
Bagian 2 dari 4
Mengukur Kinerja: KPI dan Indikator
Sebelum menulis laporan, kita harus tahu apa yang diukur dan bagaimana menghitungnya.

Jenis Indikator Kinerja (KPI)

KPI (Key Performance Indicator — indikator kinerja kunci) dikelompokkan menurut dimensi yang diukur.

DimensiContoh KPIKonteks Bisnis Digital
FinansialOmzet, margin laba, biaya operasionalTotal penjualan bulanan toko Shopee
PelangganKepuasan, retensi, komplainRating & ulasan marketplace
Proses internalWaktu proses, tingkat cacat/errorWaktu pengemasan pesanan
PertumbuhanJumlah pelanggan baru, inovasi produkFollower baru & produk baru diunggah
Pilih KPI yang relevan dan terukur — terlalu banyak KPI membuat laporan tidak fokus; terlalu sedikit membuat evaluasi bias.

Coba Sendiri: Susun Peta Strategi Balanced Scorecard

Isi indikator tiap dimensi (finansial, pelanggan, proses internal, pertumbuhan), lalu amati bagaimana keempatnya saling terhubung dalam satu peta strategi.

Hitung dari Nol: Persentase Capaian Target

Toko online "Kirana Batik" di Shopee menargetkan omzet Rp 40.000.000 bulan ini. Aktual penjualan tercatat Rp 34.000.000. Berapa persen capaiannya?

LangkahPerhitunganNilai
1. Tentukan rumusCapaian % = Aktual ÷ Target × 100%
2. Masukkan angka34.000.000 ÷ 40.000.0000,85
3. Ubah ke persen0,85 × 10085%
CAPAIAN OMZET
85%
Rp 34 juta dari target Rp 40 juta — gap Rp 6 juta (15%)

Hitung dari Nol: Pertumbuhan Bulanan (MoM)

Omzet Kirana Batik bulan lalu Rp 30.000.000, bulan ini Rp 34.000.000. Berapa pertumbuhan Month-over-Month (MoM — pertumbuhan bulan berjalan dibanding bulan sebelumnya)?

LangkahPerhitunganNilai
1. Tentukan rumusMoM % = (Bulan ini − Bulan lalu) ÷ Bulan lalu × 100%
2. Hitung selisih34.000.000 − 30.000.0004.000.000
3. Bagi & ubah persen4.000.000 ÷ 30.000.000 × 100~13,3%
PERTUMBUHAN MOM
+13,3%
Tumbuh meski belum capai target 100%
Bagian 3 dari 4
Menyusun Laporan Kinerja (LK)
Dari angka mentah menjadi narasi yang bisa dipahami pemangku kepentingan.

Struktur Baku Laporan Kinerja

5 Komponen Wajib Laporan Kinerja
  • Ringkasan eksekutif — 1 paragraf inti hasil periode ini
  • Data capaian KPI — target vs aktual, dalam tabel
  • Analisis gap — penyebab selisih (internal & eksternal)
  • Faktor pendukung/penghambat — apa yang membantu/menghalangi
  • Rekomendasi tindak lanjut — jembatan ke Rencana Kerja
Komponen kelima adalah jembatan langsung ke Rencana Kerja (RK) yang akan kita bahas berikutnya — laporan tanpa rekomendasi adalah laporan yang buntu.

Menganalisis Gap: Studi Kasus Kirana Batik

Capaian omzet 85% (kurang Rp 6 juta). Bagaimana menelusuri penyebabnya secara bertahap?

TahapPertanyaan KunciTemuan
1. IdentifikasiProduk mana yang paling turun penjualannya?Batik cap turun 40%, batik tulis stabil
2. Telusuri sebabApa yang berubah pada produk batik cap?Stok kain motif favorit habis minggu ke-2
3. VerifikasiApakah ini faktor internal atau eksternal?Internal — keterlambatan restock dari supplier
Kesimpulan: gap Rp 6 juta bukan karena permintaan lemah, tapi karena manajemen stok — ini menentukan rekomendasi di Rencana Kerja.
Bagian 4 dari 4
Menyusun Rencana Kerja (RK)
Mengubah temuan evaluasi menjadi rencana aksi yang konkret dan terukur.

Komponen Wajib Rencana Kerja

APA
AKSI
Tindakan spesifik yang akan dilakukan — bukan niat umum.
SIAPA
PENANGGUNG JAWAB
Nama/unit yang bertanggung jawab atas eksekusi.
KAPAN
TENGGAT
Batas waktu yang jelas & realistis.
UKURAN
TARGET BARU
KPI baru untuk mengukur keberhasilan aksi ini.

Prinsip SMART untuk Rencana Kerja

Setiap butir rencana kerja idealnya memenuhi lima kriteria berikut.

KriteriaArtiContoh Kirana Batik
SpecificSpesifik, tidak ambiguTambah 2 pemasok kain motif cadangan
MeasurableBisa diukurStok kosong ≤ 3 hari/bulan
AchievableRealistis dicapaiSesuai kapasitas negosiasi tim purchasing
RelevantTerkait langsung ke gapLangsung menjawab penyebab gap omzet
Time-boundBerbatas waktuSelesai dalam 2 minggu

Contoh Dokumen LRK Terintegrasi (Ringkas)

LRK — Kirana Batik, Periode Bulan Berjalan
BagianIsi
RingkasanOmzet capai 85% target, tumbuh 13,3% MoM
Gap & sebabBatik cap turun akibat stok motif favorit habis (internal)
Rencana aksiTambah 2 pemasok cadangan — PJ: Tim Purchasing — 2 minggu
Target baruStok kosong ≤ 3 hari/bulan; omzet bulan depan Rp 42 juta
LRK yang baik muat dalam 1-2 halaman — cukup padat untuk dibaca pimpinan dalam 5 menit, cukup lengkap untuk dieksekusi tim.

Kesalahan Umum Menyusun LRK

KESALAHAN 1
HANYA ANGKA
Tabel data tanpa narasi analisis — pembaca tidak paham "kenapa"-nya.
KESALAHAN 2
MENUTUPI GAP
Menyembunyikan kegagalan demi terlihat baik — merusak kredibilitas jangka panjang.
KESALAHAN 3
RENCANA VAGUE
"Akan ditingkatkan" tanpa PJ, tenggat, atau ukuran keberhasilan.
KESALAHAN 4
TERLALU PANJANG
Laporan 20 halaman yang tidak pernah selesai dibaca pimpinan.

Latihan: Susun LRK Sederhana

Kerjakan berpasangan (10 menit) menggunakan data berikut, lalu presentasikan 1 menit per kelompok.

Data: Toko "Rasa Nusantara" (kuliner online, GoFood/GrabFood)
  • Target omzet bulan ini: Rp 25.000.000 — aktual: Rp 21.000.000
  • Omzet bulan lalu: Rp 18.000.000
  • Temuan: rating turun karena keterlambatan pengiriman jam makan siang
TUGAS 1
Hitung persentase capaian target dan pertumbuhan MoM (tunjukkan langkahnya).
TUGAS 2
Susun 1 baris Rencana Kerja SMART untuk menjawab masalah keterlambatan pengiriman.

Rangkuman: Alur Evaluasi ke LRK

TahapInti
1. UkurKumpulkan data aktual, bandingkan dengan target (KPI)
2. AnalisisTelusuri gap sampai akar penyebab (internal/eksternal)
3. LaporkanSusun Laporan Kinerja: ringkasan, data, gap, faktor, rekomendasi
4. RencanakanSusun Rencana Kerja SMART: apa, siapa, kapan, ukuran
5. UlangiTarget baru menjadi "Plan" siklus PDCA berikutnya
LRK bukan dokumen administratif semata — ia adalah jembatan antara evaluasi masa lalu dan rencana masa depan organisasi.

Penutup & Persiapan Minggu Depan

Minggu Depan

Pertemuan 8 adalah Ujian Tengah Semester (UTS) — mencakup Pertemuan 1 sampai 7: dari gambaran manajemen bisnis proses hingga evaluasi bisnis & LRK hari ini.

TUGAS ANDA
REVIU CATATAN
Pelajari kembali fungsi manajemen (perencanaan s.d. evaluasi) & latihan hitung KPI dari 7 pertemuan.
Bawa kalkulator/laptop saat UTS — beberapa soal akan meminta Anda menghitung KPI dari data kasus, seperti latihan hari ini.

📖 Baca juga: Dcf Valuation — penjelasan mendalam dan contoh numerik.