stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-06
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 6: Pengendalian Bisnis — Konsep, Proses, dan Teknik Pengendalian
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP

Business Process Management

Pertemuan 6 — Pengendalian Bisnis: Konsep, Proses, dan Teknik Pengendalian

Fungsi manajemen keempat: mengapa pengendalian dibutuhkan, siklus prosesnya, teknik-teknik utama, dan bagaimana pengendalian menutup celah antara rencana dan kenyataan.

RPS MINGGU 6 • 2×50 MENIT
Bagian 1 dari 4
Mengapa Pengendalian Dibutuhkan
Definisi, posisi dalam siklus manajemen, dan alasan organisasi tidak bisa berjalan tanpa pengendalian.

Apa Itu Pengendalian Bisnis?

Pengendalian (controlling) adalah proses memantau kinerja, membandingkannya dengan standar/rencana, dan mengambil tindakan koreksi bila terjadi penyimpangan.

1. Ukur
MEASURE
Mengumpulkan data kinerja aktual — misalnya jumlah unit terjual bulan ini.
2. Banding
COMPARE
Membandingkan kinerja aktual dengan standar atau target rencana.
3. Koreksi
CORRECT
Mengambil tindakan perbaikan bila ada penyimpangan yang signifikan.
Standar (standard) = patokan kinerja yang ditetapkan sejak tahap perencanaan, misalnya target omzet Rp 50 juta/bulan bagi UMKM konveksi.

Pengendalian dalam Siklus Manajemen

Pengendalian menutup lingkaran fungsi manajemen — hasilnya menjadi masukan untuk siklus perencanaan berikutnya.

PerencanaanPlanningPengorganisasianOrganizingPengarahanDirectingPengendalianControllingUmpan balik kerencana berikutnya

Tiga Jenis Pengendalian Berdasarkan Waktu

Kapan pengendalian dilakukan menentukan jenisnya — sebelum, selama, atau setelah proses berjalan.

JenisWaktu PelaksanaanContoh
Feedforward (preventif)Sebelum proses dimulaiCek kualitas bahan baku kain sebelum produksi kaus dimulai
Concurrent (bersamaan)Selama proses berlangsungSupervisor mengawasi lini produksi secara langsung (real-time)
Feedback (umpan balik)Setelah proses selesaiAudit laporan keuangan akhir tahun oleh KAP (Kantor Akuntan Publik)
Feedforward paling murah untuk dijalankan (mencegah masalah sebelum terjadi), feedback paling lengkap datanya tapi koreksinya sudah terlambat untuk periode berjalan.

Hitung dari Nol: Deviasi Kinerja Penjualan

Toko online UMKM konveksi menetapkan standar penjualan bulan ini, lalu membandingkan dengan hasil aktual.

LangkahPerhitunganNilai
Standar (target) penjualanDitetapkan di rencana bulanan500 unit
Penjualan aktual (dari dashboard)Data real akhir bulan420 unit
Deviasi absolut500 − 42080 unit
Deviasi dalam persen80 ÷ 500 × 10016%
Kesimpulan
-16%
di bawah target — perlu tindakan koreksi
Bagian 2 dari 4
Siklus Proses Pengendalian
Empat tahap berulang: menetapkan standar, mengukur kinerja, membandingkan, dan mengambil tindakan.

Tahap 1: Menetapkan Standar Kinerja

Standar adalah target ukur yang jelas, spesifik, dan bisa diverifikasi — ditetapkan sejak tahap perencanaan.

Ciri Standar yang Baik
  • Terukur — angka atau indikator jelas, bukan "yang penting bagus"
  • Realistis — bisa dicapai dengan sumber daya yang ada
  • Berbatas waktu — ada tenggat, misalnya per kuartal
  • Relevan — terkait langsung dengan tujuan bisnis
Contoh Standar di Berbagai Bidang
  • Keuangan: margin laba minimal 15%
  • Operasional: waktu pengiriman Gojek ≤ 30 menit
  • SDM: tingkat turnover karyawan ≤ 8% per tahun
  • Layanan: skor kepuasan pelanggan ≥ 4,5/5

Tahap 2: Mengukur Kinerja Aktual

Data kinerja dikumpulkan melalui berbagai sumber — semakin akurat dan real-time datanya, semakin cepat penyimpangan terdeteksi.

Observasi Langsung
MANUAL
Supervisor turun langsung mengamati lini produksi atau toko fisik.
Laporan & Dashboard
DIGITAL
Data otomatis dari sistem ERP, POS, atau dashboard analitik penjualan.
Survei & Umpan Balik
KUALITATIF
Ulasan pelanggan, survei kepuasan, keluhan yang masuk ke customer service.
Prinsip: ukur hal yang relevan dengan standar, bukan sekadar hal yang mudah diukur — jebakan umum disebut measurement myopia.

Tahap 3 & 4: Membandingkan dan Mengoreksi

Setelah data terkumpul, bandingkan dengan standar, lalu putuskan tindakan berdasarkan besar-kecilnya penyimpangan.

Besar DeviasiTindakan yang Tepat
Dalam batas toleransi (mis. ≤ 5%)Tidak perlu koreksi, lanjutkan proses seperti biasa
Melewati batas, penyebab jelasKoreksi langsung — perbaiki penyebabnya (mis. tambah stok)
Melewati batas, penyebab tak jelasInvestigasi lebih dalam sebelum mengambil tindakan
Standar sendiri ternyata tidak realistisRevisi standar, bukan menyalahkan pelaksana
Bagian 3 dari 4
Teknik-Teknik Pengendalian
Dari pengendalian keuangan, kualitas, hingga pengendalian melalui teknologi informasi.

Pengendalian Anggaran (Budgetary Control)

Teknik paling umum: membandingkan realisasi biaya/pendapatan dengan anggaran yang direncanakan.

Varians = Realisasi − Anggaran
Varians negatif pada biaya (realisasi < anggaran) = favorable (menguntungkan) — hemat dari rencana.
Varians positif pada biaya (realisasi > anggaran) = unfavorable (merugikan) — melebihi rencana, perlu dicari sebabnya.

Contoh: PT konveksi menganggarkan biaya bahan baku Rp 40 juta/bulan, realisasi Rp 46 juta → varians Rp 6 juta unfavorable (naik 15%), perlu ditelusuri apakah karena kenaikan harga kain atau pemborosan produksi.

Hitung dari Nol: Varians Anggaran Operasional

Startup e-commerce menganggarkan biaya iklan digital bulan ini, lalu mengevaluasi realisasinya.

LangkahPerhitunganNilai
Anggaran biaya iklan bulan iniDitetapkan di rencana anggaranRp 30.000.000
Realisasi biaya iklan (Meta Ads + Google Ads)Data dari laporan keuanganRp 34.500.000
Varians (Realisasi − Anggaran)34.500.000 − 30.000.000Rp 4.500.000
Varians dalam persen4.500.000 ÷ 30.000.000 × 10015%
Status
UNFAVORABLE
biaya melebihi anggaran 15% — perlu audit efisiensi iklan

Coba Sendiri: Hitung Varians Capaian vs Target Anda

Ubah angka standar/anggaran dan realisasi aktual, lalu amati deviasi dalam persen dan status favorable/unfavorable-nya.

Pengendalian Kualitas (Quality Control)

Memastikan produk/jasa memenuhi standar mutu sebelum sampai ke pelanggan — mencegah cacat, bukan sekadar menemukannya.

Contoh Alat Pengendalian Mutu
  • Sampling produk — cek acak sebelum kirim ke gudang
  • Checklist SOP (Standard Operating Procedure) di tiap tahap produksi
  • Umpan balik pelanggan — rating dan ulasan di marketplace
Dampak Kegagalan Pengendalian Mutu
  • Retur produk & komplain naik → biaya tambahan
  • Rating toko turun → visibilitas di marketplace berkurang
  • Reputasi merek rusak → kepercayaan pelanggan hilang

Pengendalian Melalui Rasio Keuangan

Rasio keuangan memberi gambaran cepat kesehatan bisnis dibanding standar industri atau target internal.

Profitabilitas
MARGIN
Laba bersih ÷ Pendapatan — mengukur efisiensi menghasilkan laba.
Likuiditas
CURRENT RATIO
Aset lancar ÷ Utang lancar — kemampuan bayar kewajiban jangka pendek.
Efisiensi
PERPUTARAN STOK
Seberapa cepat persediaan barang terjual dan diganti kembali.
Rasio hanya bermakna bila dibandingkan — dengan target internal, periode sebelumnya, atau rata-rata industri (bahasan detail di Pertemuan mendatang, mata kuliah keuangan).

Pengendalian Berbasis Teknologi Informasi

Bisnis digital memungkinkan pengendalian real-time yang jauh lebih cepat dibanding cara manual tradisional.

Data TransaksiPOS / e-commerceDashboard Analitikreal-time monitoringNotifikasi Otomatisalert saat anomaliTindakan Manajerkoreksi cepat

Contoh: sistem ERP mendeteksi stok gudang di bawah batas minimum → otomatis kirim notifikasi ke manajer pembelian — koreksi terjadi dalam hitungan menit, bukan menunggu laporan bulanan.

Bagian 4 dari 4
Sintesis, Latihan, dan Penutup
Merangkai semua konsep menjadi satu kerangka pengendalian yang utuh, lalu latihan kelas.

Merangkai Kerangka Pengendalian yang Utuh

Pengendalian efektif menggabungkan siklus proses, jenis waktu pelaksanaan, dan teknik yang sesuai konteks bisnis.

ElemenInti
Siklus prosesTetapkan standar → ukur → bandingkan → koreksi
Jenis waktuFeedforward (cegah) · Concurrent (real-time) · Feedback (evaluasi akhir)
Teknik utamaAnggaran · kualitas · rasio keuangan · teknologi informasi
Tujuan akhirMenutup celah antara rencana dan kenyataan, menjadi masukan siklus berikutnya

Latihan Kelas: Diagnosis Kasus

Sebuah kedai kopi digital menetapkan standar 300 gelas terjual/hari. Aplikasi kasir mencatat rata-rata 255 gelas/hari selama seminggu terakhir.

Diskusikan Berpasangan (5 Menit)
  • Hitung deviasi absolut dan persentasenya dari standar yang ditetapkan.
  • Termasuk jenis pengendalian apa proses pengecekan mingguan ini — feedforward, concurrent, atau feedback?
  • Apa dua kemungkinan langkah koreksi yang bisa diambil manajer kedai?
Siapkan jawaban Anda — akan kita bahas bersama di kelas sebelum sesi ditutup.

Rangkuman & Menuju Pertemuan Berikutnya

Poin Kunci Hari Ini
  • Pengendalian = ukur → bandingkan → koreksi, fungsi penutup siklus manajemen
  • Tiga jenis waktu: feedforward, concurrent, feedback
  • Teknik utama: anggaran, kualitas, rasio keuangan, teknologi informasi
Pertemuan Depan
EVALUASI BISNIS
Menutup siklus fungsi manajemen klasik — mengukur keberhasilan organisasi secara menyeluruh, sebelum masuk ke perangkat manajemen proses di paruh kedua semester.