‹ Daftar slidePertemuan 1: Konsep Dasar Manajemen Bisnis — Peran dan Fungsi Manajemen dalam Organisasi
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP
Business Process Management
Pertemuan 1 — Konsep Dasar Manajemen Bisnis: Peran dan Fungsi Manajemen dalam Organisasi
Fondasi berpikir sebelum masuk ke proses bisnis digital: apa itu manajemen, siapa manajer, dan lima fungsi yang mereka jalankan setiap hari.
RPS MINGGU 1 • 2 × 50 MENIT
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menjelaskan konsep dasar manajemen bisnis serta peran dan fungsi manajemen dalam organisasi. Secara rinci:
KONSEP
Definisi
Manajemen & Manajer
Menjelaskan apa itu manajemen, siapa manajer, dan mengapa setiap organisasi — sekecil apa pun — membutuhkan manajemen.
STRUKTUR
Tingkatan
& Keterampilan
Membedakan manajer puncak, menengah, lini pertama, serta keterampilan konseptual, manusiawi, dan teknis yang dibutuhkan tiap level.
FUNGSI
5 Fungsi
Manajemen
Mengidentifikasi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, dan evaluasi bisnis sebagai satu siklus berkelanjutan.
JEMBATAN
Ke BPM
Bisnis Digital
Menghubungkan fungsi manajemen klasik dengan konteks organisasi digital — pintu masuk ke topik manajemen proses bisnis minggu depan.
Bagian 1 dari 3
Mengapa Manajemen Itu Penting?
Dari usaha rumahan sampai perusahaan raksasa — semua butuh seseorang yang mengatur sumber daya agar tujuan tercapai.
Ketika Organisasi Tanpa Manajemen
Bayangkan sebuah UMKM konveksi di Semarang dengan 12 karyawan, tanpa satu pun yang berperan sebagai manajer.
TANPA MANAJEMEN
Target produksi tidak jelas — tiap karyawan bekerja sesuai mood
Bahan baku sering habis mendadak, tidak ada yang memesan ulang
Tidak ada yang mengecek kualitas jahitan sebelum dikirim
Pesanan telat, pelanggan kecewa, order berikutnya batal
DENGAN MANAJEMEN
Ada target mingguan yang disepakati (perencanaan)
Tugas dibagi jelas: potong, jahit, quality check (pengorganisasian)
Ada yang membimbing dan memotivasi tim (pengarahan)
Hasil dibandingkan target tiap minggu (pengendalian)
Manajemen bukan soal jabatan mewah — melainkan proses mengatur sumber daya (orang, uang, bahan, waktu) supaya tujuan organisasi tercapai secara efisien dan efektif.
Apa Itu Manajemen?
Manajemen = proses merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengendalikan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan secara efisien & efektif.
EFISIENSI
"Doing Things Right"
Mendapatkan hasil maksimal dari sumber daya (biaya, waktu, tenaga) yang digunakan — meminimalkan pemborosan.
EFEKTIVITAS
"Doing The Right Things"
Mencapai tujuan/target yang sudah ditetapkan — sekalipun prosesnya boros, kalau target tercapai berarti efektif.
Manajer terbaik mengejar keduanya sekaligus: mencapai target (efektif) dengan sumber daya seminimal mungkin (efisien).
Tiga Tingkatan Manajer
Semakin tinggi posisi, semakin besar porsi waktu untuk berpikir strategis; semakin rendah posisi, semakin besar porsi waktu untuk pekerjaan operasional.
Tiga Keterampilan Manajerial (Katz)
Robert Katz mengidentifikasi tiga keterampilan yang dibutuhkan manajer, dengan porsi berbeda di tiap tingkatan.
KONSEPTUAL
Berpikir
Big Picture
Kemampuan melihat organisasi secara utuh dan hubungan antar-bagiannya. Paling dibutuhkan manajer puncak.
MANUSIAWI
Human
Skill
Kemampuan bekerja sama, memotivasi, dan berkomunikasi dengan orang lain. Penting di semua tingkatan.
TEKNIS
Technical
Skill
Penguasaan alat, prosedur, dan teknik spesifik bidang kerja. Paling dibutuhkan manajer lini pertama.
Contoh: seorang team leader customer service Shopee butuh keterampilan teknis tinggi (paham sistem tiket), sementara CEO-nya butuh keterampilan konseptual tinggi (memahami arah bisnis e-commerce lima tahun ke depan).
Hitung dari Nol: Mengukur Efisiensi & Efektivitas
Kasus: UMKM konveksi menargetkan produksi 500 baju/bulan dengan anggaran bahan Rp 50.000.000. Realisasi: 450 baju selesai dengan biaya bahan Rp 45.000.000.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Efektivitas (capaian target output)
(450 ÷ 500) × 100
90%
2. Efisiensi biaya (hemat anggaran)
(45.000.000 ÷ 50.000.000) × 100
90%
3. Sisa anggaran (penghematan)
50.000.000 − 45.000.000
Rp 5.000.000
KESIMPULAN
90% & 90%
Efektif Sedang, Efisien Sedang
Target belum 100% tercapai (kurang 50 baju), tapi biaya juga tidak melebihi anggaran — perlu telusuri penyebab 10% output yang hilang.
Coba Sendiri: Bandingkan Efisiensi & Efektivitas UMKM Anda
Geser angka target & realisasi output serta anggaran, lalu amati bagaimana dua skor bisa sama-sama tinggi tapi bermakna berbeda.
Bagian 2 dari 3
Fungsi-Fungsi Manajemen
Perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, dan evaluasi bisnis — lima fungsi yang membentuk siklus manajemen berkelanjutan.
Fungsi 1 — Perencanaan (Planning)
Menetapkan tujuan organisasi dan menyusun strategi untuk mencapainya — jawaban atas pertanyaan "mau ke mana dan bagaimana caranya?"
CONTOH KASUS
Tokopedia menetapkan target: menambah 2 juta pengguna baru tahun ini
Disusun strategi: kampanye promo gratis ongkir + iklan digital
Ditentukan anggaran, jadwal kampanye, dan tim penanggung jawab
Menyusun struktur, membagi tugas, dan mengalokasikan sumber daya agar rencana bisa dijalankan secara terkoordinasi.
Pengorganisasian menjawab: siapa mengerjakan apa, siapa melapor ke siapa, dan bagaimana sumber daya dialokasikan.
Fungsi 3 — Pengarahan (Leading/Actuating)
Memimpin, memotivasi, dan mengarahkan anggota organisasi agar bekerja mencapai tujuan bersama.
MEMOTIVASI
Dorongan
Memberi insentif, apresiasi, dan makna kerja agar karyawan bersemangat mencapai target.
KOMUNIKASI
Arahan
Menyampaikan instruksi dengan jelas dan mendengarkan masukan dari tim secara dua arah.
KEPEMIMPINAN
Teladan
Memberi contoh, membangun kepercayaan, dan menyelesaikan konflik antar-anggota tim.
Contoh: manajer toko Indomaret yang memberi briefing pagi, memuji karyawan berkinerja baik, dan turun tangan membantu saat toko ramai — semua itu bagian dari pengarahan.
Fungsi 4 — Pengendalian (Controlling): Hitung dari Nol
Kasus: target penjualan bulanan toko online sebesar Rp 120.000.000, realisasi akhir bulan Rp 108.000.000.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Selisih (varians) penjualan
120.000.000 − 108.000.000
Rp 12.000.000
2. Varians dalam persentase
(12.000.000 ÷ 120.000.000) × 100
10%
3. Pencapaian target
100% − 10%
90%
TINDAKAN PENGENDALIAN
Kurang 10%
Perlu Tindakan Korektif
Manajer perlu menelusuri penyebab (stok habis? promosi kurang?) dan mengambil langkah perbaikan bulan depan.
Fungsi 5 — Evaluasi Bisnis
Menilai keseluruhan kinerja organisasi secara berkala untuk menutup siklus manajemen dan menjadi masukan perencanaan periode berikutnya.
BEDA DENGAN PENGENDALIAN
Pengendalian — memantau proses berjalan, koreksi cepat (harian/mingguan)
Evaluasi bisnis — menilai hasil akhir periode secara menyeluruh (bulanan/tahunan)
Laporan pertanggungjawaban ke pemegang saham (RUPS)
Analisis apa yang berhasil & gagal untuk rencana tahun depan
Evaluasi bisnis menutup siklus lima fungsi — hasilnya menjadi input perencanaan periode berikutnya. Siklus ini terus berputar, bukan sekali jalan.
Peran Manajerial Menurut Mintzberg
Selain menjalankan lima fungsi, manajer sehari-hari memainkan sepuluh peran yang terbagi dalam tiga kategori.
INTERPERSONAL
Relasi
Sebagai figur simbolis (pemimpin upacara), pemimpin tim, dan penghubung antar-pihak internal/eksternal.
INFORMASIONAL
Informasi
Sebagai pemantau (mencari info pasar), penyebar info ke tim, dan juru bicara organisasi ke luar.
DECISIONAL
Keputusan
Sebagai wirausahawan (inisiator perubahan), penyelesai masalah, pengalokasi sumber daya, dan negosiator.
Contoh: pemilik kedai kopi bisa jadi juru bicara saat wawancara media, negosiator saat tawar-menawar harga biji kopi, dan penyelesai masalah saat mesin espresso rusak — semua di hari yang sama.
Bagian 3 dari 3
Manajemen di Era Bisnis Digital
Fungsi manajemen klasik tidak hilang — tapi diterapkan pada organisasi yang berjalan di atas rangkaian proses bisnis digital.
Organisasi Sebagai Rangkaian Proses Bisnis
Di balik struktur organisasi, ada aliran kerja lintas divisi yang harus dikelola sebagai satu kesatuan — inilah yang disebut proses bisnis.
Satu proses bisnis (contoh: pemenuhan pesanan) melintasi banyak divisi — di sinilah lima fungsi manajemen bekerja bersama secara lintas-fungsional, bukan terisolasi per divisi.
Studi Kasus: Manajemen Proses di GoTo
GoTo (gabungan Gojek dan Tokopedia) mengelola jutaan transaksi harian — lima fungsi manajemen bekerja dalam skala masif dan real-time.
PENERAPAN FUNGSI MANAJEMEN
Perencanaan — target ekspansi layanan GoPay ke kota baru
Pengorganisasian — tim terpisah per lini: Gojek, Tokopedia, GoPay
Pengarahan — town hall rutin, budaya kerja "Karma"
Evaluasi bisnis — laporan kinerja ke publik (perusahaan Tbk di BEI)
MENGAPA RELEVAN UNTUK BPM
Skala transaksi memaksa proses bisnis harus terstandardisasi
Keterlambatan satu proses (mis. verifikasi mitra) berdampak lintas layanan
Manajemen berbasis data menggantikan intuisi semata
Latihan & Diskusi Kelas
Kerjakan berpasangan (5 menit), lalu 2 pasangan akan diminta presentasi singkat.
INSTRUKSI
Pilih satu organisasi yang Anda kenal (kos-kosan, UKM kampus, warung, startup kecil)
Identifikasi: siapa berperan sebagai manajer puncak, menengah, dan lini pertama di sana?
Untuk masing-masing dari 5 fungsi manajemen, beri satu contoh konkret yang benar-benar terjadi di organisasi tersebut
Tentukan: menurut kelompok Anda, fungsi mana yang paling lemah dijalankan? Mengapa?
Hindari jawaban terlalu umum seperti "manajemennya kurang bagus" — tuntut diri Anda menyebut fungsi spesifik (mis. "pengendalian lemah karena tidak ada evaluasi mingguan").
Rangkuman & Menuju Pertemuan Berikutnya
CHEAT SHEET HARI INI
Manajemen = mengatur sumber daya secara efisien & efektif
3 tingkatan manajer: puncak, menengah, lini pertama