stdsquare²
Kelas
stdsquare / Kelas / Bloomberg for Student / Pertemuan 11: Optimasi Portofolio — …
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
Program Studi Bisnis Digital • FEB

Bloomberg for Student

Pertemuan 11 — Optimasi Portofolio: Risk-Return, Matriks Kovarian, Efficient Frontier

Dari return & risiko satu saham, ke matriks kovarian antar-saham, sampai kurva efficient frontier — kerangka Markowitz yang menjadi dasar fitur PORT di terminal Bloomberg.

RPS minggu 12 · 2x50 menit

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Sesuai RPS minggu 12, setelah pertemuan ini Anda diharapkan mampu menghitung risk-return portofolio dan menjelaskan logika optimasi portofolio ala Markowitz. Secara rinci:

CAPAIAN 1
RISK-RETURN
Menghitung expected return dan deviasi standar aset tunggal maupun portofolio dari data historis.
CAPAIAN 2
KOVARIAN
Membaca matriks kovarian dan korelasi untuk menilai manfaat diversifikasi antar-saham.
CAPAIAN 3
FRONTIER
Menjelaskan konsep efficient frontier, minimum variance portfolio, dan portofolio optimal (tangency).
CAPAIAN 4
BLOOMBERG
Mengaitkan teori dengan fungsi PORT dan alat optimasi portofolio di terminal Bloomberg.
Bagian 1 dari 3
Return & Risiko — Fondasi Kuantitatif Portofolio
Sebelum bicara portofolio, kita harus bisa mengukur return dan risiko satu saham secara presisi — dua angka yang menjadi bahan baku semua model portofolio.

Expected Return: Perkiraan Keuntungan Satu Saham

Expected return (imbal hasil yang diharapkan) adalah rata-rata return historis sebuah saham — dasar semua keputusan investasi di Bloomberg Terminal.

E[R] = Σ Ri / n
Contoh Ilustratif — Saham BBCA
  • Return bulanan 5 bulan terakhir: 3%, -1%, 4%, 2%, -2%
  • Jumlahkan semua return, lalu bagi jumlah periode (n = 5)
  • Hasil: expected return ≈ 1,2% per bulan
Catatan Penting
  • Expected return berbasis data masa lalu ≠ jaminan masa depan
  • Di Bloomberg, fungsi HRA (Historical Return Analysis) menghitung ini otomatis
  • Semakin panjang periode data, semakin stabil estimasinya

Risiko: Varians & Deviasi Standar

Deviasi standar (standard deviation, σ) mengukur seberapa jauh return bergerak naik-turun dari rata-ratanya — semakin besar σ, semakin liar fluktuasi saham itu.

σ² = Σ(Ri - E[R])² / n   →   σ = √σ²
Langkah Intuitif
  • Hitung selisih tiap return terhadap rata-rata (deviasi)
  • Kuadratkan tiap deviasi agar nilai negatif tak saling meniadakan
  • Rata-ratakan hasil kuadrat → itulah varians (σ²)
  • Akar kuadrat varians → deviasi standar (σ), satuannya sama dengan return
Contoh Perbandingan
  • Saham perbankan besar (BBCA): σ relatif rendah, pergerakan stabil
  • Saham teknologi rintisan: σ relatif tinggi, fluktuasi tajam
  • Di Bloomberg, cek lewat fungsi HVT (Historical Volatility Table)

Hitung dari Nol: Return & Risiko Saham BBCA

Data return bulanan BBCA 5 bulan terakhir: 3%, -1%, 4%, 2%, -2%. Mari hitung deviasi standarnya langkah demi langkah.

LangkahPerhitunganNilai
1. Rata-rata return (mean)(3% + (-1%) + 4% + 2% + (-2%)) / 51,20%
2. Deviasi tiap periode3-1,2=1,8 · -1-1,2=-2,2 · 4-1,2=2,8 · 2-1,2=0,8 · -2-1,2=-3,2-3,2 s.d. 2,8
3. Kuadratkan & jumlahkan1,8²+2,2²+2,8²+0,8²+3,2²26,80
4. Bagi n (varians)26,80 / 55,36 (%²)
5. Akar kuadrat (deviasi standar)√5,36≈ 2,32%
HASIL AKHIR BBCA
E[R] = 1,20%  •  σ = 2,32%

Return Portofolio: Rata-Rata Tertimbang

Return portofolio adalah rata-rata tertimbang (weighted average) dari return tiap aset, sesuai proporsi bobotnya (w) dalam portofolio.

E[Rp] = wA × E[RA] + wB × E[RB]
Contoh — Portofolio BBCA + TLKM
  • Bobot BBCA (wA) = 60%, E[RA] = 1,2%
  • Bobot TLKM (wB) = 40%, E[RB] = 1,6%
  • E[Rp] = (0,6 × 1,2%) + (0,4 × 1,6%)
  • = 0,72% + 0,64% = 1,36%
Return portofolio linear terhadap bobot — tapi risiko portofolio TIDAK linear, karena bergantung pada bagaimana kedua saham bergerak bersama. Itu topik bagian berikutnya: matriks kovarian.
Bagian 2 dari 3
Matriks Kovarian & Kekuatan Diversifikasi
Risiko portofolio bukan sekadar rata-rata risiko tiap saham — ia bergantung pada bagaimana saham-saham itu bergerak bersama. Di sinilah matriks kovarian berperan.

Kovarian & Korelasi: Mengukur "Gerak Bersama"

Kovarian (covariance) mengukur arah pergerakan bersama dua saham; korelasi (ρ, correlation coefficient) adalah versi ternormalisasi kovarian, bernilai -1 sampai +1.

Korelasi Positif (ρ ≈ +1)Korelasi Negatif (ρ ≈ -1)
Cov(A,B) = ρA,B × σA × σB

Matriks Kovarian: Peta Risiko Antar-Saham

Matriks kovarian menyusun varians (diagonal) dan kovarian antar-pasangan saham (di luar diagonal) dalam satu tabel — tampilan yang identik dengan layar PORT > Risk di Bloomberg.

BBCATLKMUNVR
BBCAσ²BBCACov(BBCA,TLKM)Cov(BBCA,UNVR)
TLKMCov(TLKM,BBCA)σ²TLKMCov(TLKM,UNVR)
UNVRCov(UNVR,BBCA)Cov(UNVR,TLKM)σ²UNVR
Sel diagonal (abu gelap) = varians saham itu sendiri. Sel di luar diagonal (abu terang) = kovarian antar-pasangan — matriks ini selalu simetris, sehingga Cov(A,B) = Cov(B,A).

Hitung dari Nol: Risiko Portofolio Dua Aset

Portofolio BBCA (wA=60%, σA=20%) + TLKM (wB=40%, σB=25%), korelasi ρ=0,30. Hitung risiko portofolionya.

LangkahPerhitunganNilai
1. Kovarian A,Bρ × σA × σB = 0,30 × 20% × 25%0,0150
2. Kontribusi varians AwA² × σA² = 0,6² × 0,20²0,0144
3. Kontribusi varians BwB² × σB² = 0,4² × 0,25²0,0100
4. Kontribusi kovarian (2×)2 × wA × wB × Cov = 2×0,6×0,4×0,0150,0072
5. Varians portofolio0,0144 + 0,0100 + 0,00720,0316
RISIKO PORTOFOLIO
σp = √0,0316 ≈ 17,77%
vs. rata-rata tertimbang tanpa diversifikasi: (0,6×20%)+(0,4×25%) = 22,00% — turun ≈ 4,2 poin persentase

Coba Sendiri: Geser Korelasi, Lihat Risiko Portofolio Berubah

Ubah bobot dan korelasi dua aset, amati bagaimana deviasi standar portofolio bergerak — semakin negatif korelasinya, semakin besar manfaat diversifikasinya.

Efek Diversifikasi: Semakin Rendah ρ, Semakin Besar Manfaatnya

Dengan bobot dan σ yang sama (60% BBCA/20%, 40% TLKM/25%), lihat bagaimana risiko portofolio berubah seiring korelasi:

Skenario KorelasiInterpretasiσp Portofolio
ρ = +1,00 (bergerak identik)Tidak ada manfaat diversifikasi sama sekali22,00%
ρ = +0,30 (kasus kita di slide sebelumnya)Manfaat diversifikasi sedang17,77%
ρ = 0,00 (bergerak independen)Manfaat diversifikasi kuat15,62%
ρ = -1,00 (berlawanan sempurna)Risiko bisa ditekan sampai mendekati nol2,00%
Semakin rendah (atau negatif) korelasi antar-aset, semakin besar manfaat diversifikasi — inilah alasan portofolio ideal mencampur sektor yang berbeda, misalnya saham perbankan dengan saham komoditas.

Batas Diversifikasi: Risiko Sistematis vs Tidak Sistematis

Diversifikasi punya batas — menambah lebih banyak saham hanya menghilangkan risiko tidak sistematis, bukan risiko sistematis (risiko pasar keseluruhan).

Risiko SistematisRisiko Tidak Sistematis(bisa didiversifikasi)Jumlah Saham dalam Portofolio (n)Risiko (σ)
Bagian 3 dari 3
Efficient Frontier & Optimasi Portofolio
Dari semua kombinasi bobot yang mungkin, mana yang terbaik? Efficient frontier menjawabnya secara visual dan matematis — dan Bloomberg mengotomasinya lewat fitur PORT.

Coba Sendiri: Konvergensi ke Risiko Sistematis

Tambah jumlah saham dalam portofolio satu per satu, lalu lihat bagaimana risiko total menurun tetapi konvergen ke batas yang tidak bisa di-diversifikasi lagi.

Efficient Frontier: Kurva Portofolio Terbaik

Setiap kombinasi bobot aset menghasilkan satu titik risk-return. Efficient frontier adalah kurva batas atas — kombinasi dengan return tertinggi untuk tiap tingkat risiko.

BBCATLKMUNVRMVPRfTangency (Optimal)Risiko (σ)Return E[R]

Dua Titik Kunci: MVP & Tangency Portfolio

Minimum Variance Portfolio (MVP)
  • Titik paling kiri di kurva efficient frontier
  • Kombinasi bobot dengan risiko portofolio terendah yang mungkin dicapai
  • Cocok untuk investor sangat konservatif, mis. dana pensiun
Tangency Portfolio (Optimal)
  • Titik singgung antara Capital Market Line (dari risk-free rate) dan frontier
  • Rasio return-terhadap-risiko (Sharpe Ratio) tertinggi
  • Titik acuan bagi hampir semua reksa dana saham di Indonesia
Investor rasional akan mengombinasikan tangency portfolio dengan aset bebas risiko (mis. SBN/deposito) sesuai selera risikonya masing-masing — bukan memilih titik acak di sepanjang kurva.

Coba Sendiri: Temukan MVP & Tangency Portfolio Anda

Atur ekspektasi return, risiko, dan korelasi empat aset, lalu amati bagaimana kurva efficient frontier terbentuk dan di mana titik MVP serta tangency portfolio berada.

Coba Sendiri: Sharpe, Treynor & Jensen Alpha

Bandingkan tiga reksa dana dengan kombinasi return dan risiko berbeda, lalu lihat bagaimana ranking berubah saat memakai metrik risk-adjusted.

Dari Teori ke Terminal: Fungsi PORT Bloomberg

Semua perhitungan manual yang kita lakukan hari ini — matriks kovarian, efficient frontier, tangency portfolio — dikerjakan otomatis oleh Bloomberg lewat fungsi PORT.

PORT > Risk
Matriks Kovarian
Menampilkan matriks kovarian & korelasi seluruh saham dalam portofolio secara real-time.
PORT > Optimizer
Efficient Frontier
Menghasilkan kurva efficient frontier & bobot optimal berdasarkan target risiko/return Anda.
CORR / HRA
Data Historis
Sumber data return & korelasi historis yang jadi input model Markowitz.
Sebagai analis, Anda tetap wajib paham logika di baliknya — supaya tahu kapan hasil optimizer masuk akal, dan kapan perlu dicurigai (mis. bobot ekstrem 95% di satu saham).

Batasan Model Markowitz: Jangan Ditelan Mentah-Mentah

Model efficient frontier elegan secara matematis, tapi bertumpu pada asumsi yang tidak selalu realistis di pasar sungguhan seperti BEI.

Asumsi 1 — Data historis mewakili masa depan. Korelasi & volatilitas bisa berubah drastis saat krisis (mis. IHSG saat pandemi 2020), padahal model memakai data masa lalu.
Asumsi 2 — Return berdistribusi normal. Return saham nyata sering punya "ekor tebal" (extreme event lebih sering dari prediksi normal).
Asumsi 3 — Investor rasional & tanpa biaya transaksi. Realitasnya ada pajak, fee broker, dan bias psikologis investor ritel.
Asumsi 4 — Bobot optimizer bisa ekstrem. Tanpa batasan (constraint), optimizer bisa menyarankan short-selling besar-besaran yang tak praktis untuk investor ritel Indonesia.

Latihan: Alokasi Portofolio Investor Ritel

Seorang investor ritel di Semarang punya modal Rp 30 juta dan ingin membagi dana ke tiga saham: BBCA, TLKM, dan sebuah saham consumer goods (mis. UNVR atau ICBP).

Instruksi Latihan (Kerjakan Berkelompok, 15 Menit)
  • Buka Bloomberg Terminal (atau simulasi kelas), tarik data return bulanan 12 bulan terakhir untuk ketiga saham
  • Hitung expected return & deviasi standar tiap saham (seperti Slide 6)
  • Bangun matriks kovarian ketiga saham lewat fungsi CORR/HRA
  • Usulkan satu kombinasi bobot yang mendekati minimum variance portfolio, jelaskan alasannya
  • Diskusikan: apa risiko sistematis yang tetap tersisa meski sudah didiversifikasi ke 3 saham ini?
Siapkan hasil kerja kelompok Anda untuk dibahas 10 menit terakhir sesi — fokus pada logika pemilihan bobot, bukan sekadar angka akhir.

Rangkuman & Menuju Pertemuan Berikutnya

Yang Sudah Anda Kuasai
  • Menghitung expected return & deviasi standar aset tunggal dari data historis
  • Menghitung risiko portofolio dua aset lewat matriks kovarian
  • Membaca kurva efficient frontier, MVP, & tangency portfolio
  • Mengaitkan teori Markowitz dengan fungsi PORT di Bloomberg
Pertemuan 12: Analisis Ekonomi Bloomberg Komprehensif
  • Mengintegrasikan indikator ekonomi, pasar saham, obligasi, & valas dalam satu analisis riset
  • Studi kasus komprehensif menggunakan seluruh fungsi Bloomberg yang telah dipelajari
  • Tugas: bawa hasil latihan alokasi portofolio hari ini sebagai bahan diskusi
Optimasi portofolio adalah titik temu semua materi semester ini — indikator ekonomi, analisis saham, dan data kuantitatif Bloomberg akhirnya berujung pada satu keputusan: bobot aset seperti apa yang layak dipegang.