Mengenal instrumen derivatif untuk lindung nilai dan spekulasi, serta menelusurinya di terminal Bloomberg lewat fungsi {SRCH} dan {SWPM}.
RPS MINGGU 7 • 2×50 MENIT
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menjelaskan dan menelusuri instrumen derivatif dasar di terminal Bloomberg. Secara rinci:
KONSEP
3
Instrumen derivatif inti
Memahami mekanisme futures, interest rate swap (IRS), dan credit default swap (CDS) — fungsi, pihak yang terlibat, dan risiko masing-masing.
TERMINAL
2
Fungsi Bloomberg baru
Mempraktikkan fungsi {SRCH} untuk mencari kontrak derivatif dan {SWPM} untuk menganalisis dan memvaluasi swap.
Bagian 1 dari 4
Mengapa Derivatif Penting?
Dari risiko harga komoditas sampai risiko gagal bayar — derivatif adalah "asuransi" dunia keuangan modern.
Apa Itu Instrumen Derivatif?
Derivatif adalah kontrak keuangan yang nilainya berasal ("diturunkan") dari nilai aset dasar (underlying asset) — bisa berupa saham, obligasi, komoditas, kurs, atau suku bunga.
Spekulasi — mengambil posisi untuk mencari untung dari perubahan harga, dengan risiko lebih tinggi.
Tiga Instrumen Hari Ini
Futures — kontrak beli/jual di harga & tanggal tetap.
Interest Rate Swap — pertukaran arus bunga.
Credit Default Swap — "asuransi" gagal bayar obligasi.
Futures: Kontrak Terstandarisasi di Bursa
Futures adalah kontrak untuk membeli atau menjual suatu aset pada harga dan tanggal tertentu di masa depan, diperdagangkan di bursa resmi (misalnya CME, ICE, atau Bursa Berjangka Jakarta) sehingga terstandarisasi dan diawasi clearing house.
Hitung dari Nol: Untung Rugi Posisi Futures
Investor membeli 1 kontrak futures emas di harga Rp 1.050.000/gram. Sebulan kemudian harga pasar emas menjadi Rp 1.080.000/gram. Ukuran kontrak = 100 gram.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Harga beli kontrak (per gram)
diketahui dari kontrak
Rp 1.050.000
2. Harga pasar sekarang (per gram)
diketahui dari kondisi pasar
Rp 1.080.000
3. Selisih harga per gram
1.080.000 − 1.050.000
Rp 30.000
4. Total untung (posisi long)
30.000 × 100 gram
Rp 3.000.000
KEUNTUNGAN POSISI LONG
Rp 3.000.000
Karena harga pasar naik melewati harga kontrak
Bagian 2 dari 4
Interest Rate Swap (IRS)
Menukar risiko bunga mengambang dengan bunga tetap — instrumen andalan korporasi pengelola utang.
Interest Rate Swap: Menukar Arus Bunga
Interest Rate Swap (IRS) adalah kontrak antara dua pihak untuk saling menukar arus pembayaran bunga di masa depan, biasanya fixed rate (bunga tetap) ditukar dengan floating rate (bunga mengambang), atas jumlah pokok yang sama (notional principal) — pokoknya sendiri tidak dipertukarkan.
Hitung dari Nol: Selisih Pembayaran IRS
Notional principal Rp 10 miliar. Perusahaan A membayar fixed rate7%/tahun, menerima floating rate yang saat ini 8,5%/tahun (JIBOR + margin).
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Bunga tetap dibayar A
7% × Rp 10 miliar
Rp 700 juta
2. Bunga mengambang diterima A
8,5% × Rp 10 miliar
Rp 850 juta
3. Arus kas bersih A (net settlement)
850 juta − 700 juta
+Rp 150 juta
A MENERIMA BERSIH (SATU PERIODE)
Rp 150 juta
Karena bunga mengambang saat ini lebih tinggi dari bunga tetap
Fungsi {SWPM}: Analisis & Valuasi Swap
Fungsi {SWPM} (Swap Manager) adalah alat Bloomberg untuk membangun, menganalisis, dan memvaluasi kontrak swap — termasuk interest rate swap dan credit default swap.
Langkah Praktik di Terminal
Ketik SWPM <GO> untuk membuka Swap Manager.
Pilih jenis swap (IRS, basis swap, CDS) dan mata uang acuan (mis. IDR, USD).
Masukkan notional, tanggal mulai/jatuh tempo, serta suku bunga tetap dan indeks bunga mengambang.
Bloomberg menghitung otomatis nilai kini bersih (NPV) dan sensitivitas suku bunga (DV01) dari kontrak.
SWPM juga dipakai analis untuk mengecek fair value swap yang sudah berjalan — penting untuk pelaporan mark-to-market sesuai PSAK 71 instrumen keuangan.
Bagian 3 dari 4
Credit Default Swap (CDS)
"Polis asuransi" bagi pemegang obligasi terhadap risiko gagal bayar penerbitnya.
Credit Default Swap: Asuransi Gagal Bayar
Credit Default Swap (CDS) adalah kontrak di mana pembeli proteksi membayar premi berkala kepada penjual proteksi; sebagai imbalannya, penjual proteksi akan membayar ganti rugi jika terjadi credit event (gagal bayar) pada obligasi acuan.
CDS Spread: Termometer Risiko Kredit
CDS spread adalah premi tahunan (dalam basis poin, bps) yang dibayar pembeli proteksi — semakin tinggi spread, semakin pasar menilai penerbit obligasi berisiko gagal bayar.
SPREAD RENDAH
~50 bps
Contoh ilustrasi: obligasi negara rating tinggi (~investment grade)
SPREAD SEDANG
~250 bps
Contoh ilustrasi: korporasi rating menengah
SPREAD TINGGI
~800+ bps
Contoh ilustrasi: entitas dalam tekanan finansial berat
1 basis poin (bps) = 0,01%. Spread CDS 250 bps berarti premi tahunan 2,5% dari nilai nosional obligasi yang dilindungi. Angka pada slide ini ilustratif untuk membantu intuisi, bukan kutipan pasar aktual — cek harga riil di Bloomberg.
Fungsi {SRCH}: Mencari Kontrak Derivatif
Fungsi {SRCH} (Bond/Instrument Search) memungkinkan Anda menyaring ribuan instrumen — termasuk futures dan swap — berdasarkan kriteria spesifik: jenis aset, mata uang, jatuh tempo, penerbit, hingga rating kredit.
Langkah Praktik di Terminal
Ketik SRCH <GO> untuk membuka layar pencarian.
Pilih kategori aset (mis. Futures, Fixed Income) di panel kiri.
Tambahkan filter: mata uang (IDR/USD), tanggal jatuh tempo, penerbit, atau rating.
Hasil pencarian bisa disimpan sebagai watchlist untuk dipantau lanjut.
Kombinasi SRCH + SWPM adalah alur kerja analis derivatif: SRCH untuk menemukan kontrak yang relevan, SWPM untuk menganalisis dan memvaluasi-nya.
Bagian 4 dari 4
Praktik, Risiko, dan Rangkuman
Menyatukan futures, IRS, dan CDS dalam satu kerangka: siapa memakainya, dan apa risikonya.
Perbandingan: Futures vs IRS vs CDS
Instrumen
Aset Dasar
Dipakai untuk
Futures
Komoditas, indeks, kurs
Mengunci harga jual/beli masa depan
Interest Rate Swap
Suku bunga acuan (mis. JIBOR)
Menukar risiko bunga tetap ↔ mengambang
Credit Default Swap
Obligasi/kredit penerbit tertentu
Melindungi (atau berspekulasi) dari risiko gagal bayar
Ketiganya sama-sama derivatif over-the-counter atau bursa, dan ketiganya bisa dicari lewat SRCH lalu dianalisis lewat SWPM di Bloomberg Terminal.
Risiko yang Wajib Diwaspadai
Derivatif adalah alat, bukan jaminan aman — sejarah keuangan mencatat beberapa kegagalan besar akibat penyalahgunaan atau kesalahan pengelolaan derivatif.
RISIKO LEVERAGE
↑↑
Modal awal kecil, potensi rugi besar
Derivatif sering hanya butuh margin kecil untuk mengendalikan nilai kontrak besar — rugi bisa melampaui modal awal, seperti pada kasus Barings Bank 1995.
RISIKO SISTEMIK
2008
Krisis keuangan global
Penggunaan CDS berlebihan pada surat utang berbasis kredit properti AS memperparah krisis keuangan global 2008 — memicu regulasi lebih ketat pasca-krisis.
Latihan Terminal: SRCH & SWPM
Kerjakan berpasangan di terminal Bloomberg (atau simulasikan dengan lembar kerja bila terminal terbatas).
Instruksi
Buka SRCH <GO>, saring futures komoditas dengan mata uang USD dan jatuh tempo 3 bulan ke depan. Catat 1 kontrak.
Buka SWPM <GO>, bangun satu interest rate swap sederhana: notional Rp 5 miliar, fixed rate 6,5%, floating rate mengikuti JIBOR.
Catat NPV yang muncul dan jelaskan ke pasangan Anda: siapa yang diuntungkan pada kondisi bunga saat ini?
Waktu: 15 menit kerja berpasangan, 5 menit diskusi kelas. Siapkan 1 pertanyaan untuk sesi tanya-jawab.
Rangkuman Pertemuan 7
Konsep
Inti
Fungsi Bloomberg
Futures
Kunci harga aset di masa depan, dijamin bursa
SRCH
Interest Rate Swap
Tukar risiko bunga tetap ↔ mengambang
SWPM
Credit Default Swap
Proteksi (atau spekulasi) risiko gagal bayar
SRCH + SWPM
CDS spread
Termometer risiko kredit, satuan bps
SWPM
Kata kunci untuk diingat: underlying asset, notional principal, hedging vs spekulasi, credit event.
Penutup & Persiapan Pertemuan Berikutnya
Minggu Depan
Melanjutkan ke topik analisis portofolio dan manajemen risiko lanjutan di Bloomberg.
Membawa laptop dengan akses terminal, atau menggunakan lab kampus.
TUGAS
1
Laporan singkat SRCH + SWPM
Kumpulkan 1 halaman ringkasan hasil latihan hari ini: kontrak futures yang ditemukan, NPV swap yang dibangun, dan interpretasi singkatnya. Dikumpulkan sebelum pertemuan berikutnya.