stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-02
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 2: Siklus Ekonomi dan Indikator Ekonomi (PDB, Inflasi, Pengangguran) — Fungsi {ECOS}
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP

Bloomberg for Student

Pertemuan 2 — Siklus Ekonomi dan Indikator Ekonomi (PDB, Inflasi, Pengangguran) — Fungsi {ECOS}

Memahami irama naik-turun perekonomian dan tiga indikator kunci yang dipantau investor lewat terminal Bloomberg.

RPS MINGGU 2 • 2×50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu membaca dan menginterpretasi indikator ekonomi makro sebagai dasar analisis investasi. Secara rinci:

Konsep
4 Fase
Siklus ekonomi
Menjelaskan ekspansi, puncak, kontraksi, dan lembah — serta mengapa siklus ini penting bagi keputusan investasi.
Keterampilan
3 Hitungan
PDB · Inflasi · TPT
Menghitung pertumbuhan PDB riil, laju inflasi dari IHK, dan tingkat pengangguran terbuka langkah demi langkah.
Semua indikator ini dapat Anda telusuri langsung di Bloomberg terminal lewat fungsi {ECOS} <GO> — kita akan praktikkan alurnya di paruh kedua kuliah.

Mengapa Investor Wajib Paham Siklus Ekonomi?

Bayangkan Anda mengelola portofolio berisi saham BBCA (perbankan) dan GOTO (teknologi konsumen). Kinerja keduanya tidak bergerak sendiri — mereka mengikuti irama besar perekonomian.

Saat Ekonomi Menguat
  • Konsumsi rumah tangga naik → penjualan UMKM di Tokopedia meningkat
  • Bank menyalurkan lebih banyak kredit → laba emiten perbankan naik
  • Investor cenderung risk-on: berani beli saham
Saat Ekonomi Melemah
  • Daya beli turun, harga bisa naik (inflasi) atau permintaan anjlok
  • PHK meningkat → tingkat pengangguran naik
  • Investor risk-off: pindah ke obligasi/kas

Siklus Ekonomi (Business Cycle): 4 Fase

Siklus ekonomi adalah pola naik-turun aktivitas ekonomi suatu negara secara berulang, diukur terutama lewat pertumbuhan PDB riil dari waktu ke waktu.

Fase Naik
  • Ekspansi — output, lapangan kerja, dan konsumsi tumbuh bersama
  • Puncak (Peak) — titik tertinggi sebelum aktivitas mulai melambat
Fase Turun
  • Kontraksi/Resesi — output menyusut; bila berlangsung 2 kuartal berturut-turut disebut resesi teknis
  • Lembah (Trough) — titik terendah sebelum ekonomi mulai pulih lagi

Visualisasi: Gelombang Siklus Ekonomi

Garis putus-putus adalah tren pertumbuhan jangka panjang; gelombang solid adalah aktivitas ekonomi aktual yang berosilasi di sekitarnya.

Aktivitas EkonomiWaktuTren jangka panjangPuncakLembahPuncakEkspansiKontraksiEkspansiKontraksi

Tiga Kategori Indikator Ekonomi

Indikator ekonomi digolongkan berdasarkan kapan mereka bergerak relatif terhadap siklus — ini menentukan seberapa berguna sebuah data untuk memprediksi arah ekonomi.

Leading
Duluan
Bergerak sebelum siklus berubah
Contoh: IHSG, indeks PMI manufaktur, izin bangunan baru.
Coincident
Bersamaan
Bergerak seiring siklus
Contoh: PDB, penjualan ritel, produksi industri.
Lagging
Belakangan
Bergerak setelah siklus berubah
Contoh: tingkat pengangguran, inflasi, suku bunga.
Ketiga indikator fokus kita hari ini — PDB, inflasi, pengangguran — mewakili tiga kategori berbeda. Inilah alasan Bloomberg menyandingkan ketiganya dalam satu dasbor {ECOS}.
Bagian 2 dari 4
PDB — Mengukur Ukuran Ekonomi
Produk Domestik Bruto: apa yang diukur, bagaimana menghitung pertumbuhannya, dan cara membacanya di Bloomberg.

Apa itu PDB?

PDB (Produk Domestik Bruto) adalah total nilai pasar seluruh barang dan jasa akhir yang diproduksi di dalam wilayah suatu negara selama periode tertentu (biasanya satu kuartal atau satu tahun).

Y = C + I + G + (X − M)
Komponen (Pendekatan Pengeluaran)
  • C — Konsumsi rumah tangga
  • I — Investasi (mesin, bangunan, properti)
  • G — Belanja pemerintah
  • X − M — Ekspor neto (ekspor dikurangi impor)
2 Pendekatan Lain
  • Produksi — jumlah nilai tambah tiap sektor industri
  • Pendapatan — jumlah upah, sewa, bunga, dan laba yang diterima seluruh pelaku ekonomi

PDB Nominal vs PDB Riil

Perbedaan ini krusial: PDB bisa "terlihat" tumbuh padahal sebenarnya cuma harga-harga yang naik, bukan produksinya.

LangkahPenjelasan
1. PDB NominalDihitung memakai harga tahun berjalan — bisa naik hanya karena inflasi, walau jumlah barang sama
2. PDB RiilDihitung memakai harga tahun dasar tetap — mengeluarkan efek inflasi, mencerminkan pertumbuhan produksi sesungguhnya
3. GDP Deflator= (PDB Nominal ÷ PDB Riil) × 100 — mengukur seberapa besar kenaikan harga rata-rata di seluruh ekonomi
Saat membaca berita "PDB tumbuh X%", pastikan itu angka riil — angka inilah yang dipakai analis untuk menilai kesehatan ekonomi sesungguhnya.

Hitung dari Nol: Pertumbuhan PDB Riil

Kasus: PDB riil Indonesia kuartal ini ~Rp15.750 triliun, kuartal yang sama tahun lalu ~Rp15.000 triliun.

LangkahPerhitunganNilai
1. Selisih PDB riil15.750 − 15.000 (triliun Rp)750
2. Bagi PDB riil tahun dasar750 ÷ 15.0000,05
3. Ubah ke persen0,05 × 1005%
Pertumbuhan PDB (YoY)
~5,0%
Sejalan dengan tren pertumbuhan Indonesia beberapa tahun terakhir

Membaca PDB di Bloomberg: Fungsi {ECOS}

{ECOS} <GO> adalah fungsi Bloomberg untuk menjelajahi statistik ekonomi (Economic Statistics) semua negara — termasuk time-series PDB Indonesia lengkap dengan forecast konsensus analis.

Alur Praktik di Terminal
  • 1. Ketik ECOS <GO> pada baris perintah
  • 2. Pilih negara/wilayah → Indonesia
  • 3. Pilih kategori GDP → lihat grafik time-series PDB riil & nominal
  • 4. Bandingkan angka aktual (Actual) vs perkiraan pasar (Survey/median forecast)
  • 5. Ekspor ke Excel untuk analisis lanjutan (mis. hitung growth YoY sendiri)
Bagian 3 dari 4
Inflasi — Mengukur Kenaikan Harga
Indeks Harga Konsumen, cara menghitung laju inflasi, jenis-jenisnya, dan peran Bank Indonesia menjaganya.

Apa itu Inflasi?

Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam suatu periode, yang menyebabkan daya beli uang menurun.

IHK — Indeks Harga Konsumen
  • Bahasa Inggris: CPI (Consumer Price Index)
  • Dihitung BPS dari "keranjang" ratusan barang & jasa yang lazim dikonsumsi rumah tangga
  • Contoh isi keranjang: beras, cabai, sewa rumah, tarif transportasi, pulsa
Mengapa Diukur?
  • Menjaga daya beli masyarakat
  • Acuan utama kebijakan suku bunga Bank Indonesia
  • Mempengaruhi suku bunga riil investasi obligasi

Hitung dari Nol: Laju Inflasi dari IHK

Kasus: IHK bulan Juni tahun ini ~106,5; IHK bulan Juni tahun lalu ~103,4 (basis 2018 = 100).

LangkahPerhitunganNilai
1. Selisih IHK106,5 − 103,43,1
2. Bagi IHK tahun lalu3,1 ÷ 103,4~0,03
3. Ubah ke persen0,03 × 100~3%
Inflasi YoY
~3,0%
Berada dalam target BI 2,5% ± 1%

Jenis Inflasi & Peran Bank Indonesia

2 Penyebab Utama
  • Demand-pull — permintaan melebihi kapasitas produksi (ekonomi terlalu "panas")
  • Cost-push — biaya produksi naik (harga BBM/bahan baku), didorong ke konsumen
Instrumen Bank Indonesia
  • Target inflasi resmi: 2,5% ± 1% per tahun
  • Alat utama: BI7DRR (BI 7-Day Reverse Repo Rate) — suku bunga acuan
  • Inflasi tinggi → BI7DRR naik untuk "mendinginkan" permintaan
Minggu depan kita bedah lebih dalam bagaimana bank sentral memakai suku bunga untuk mengendalikan siklus ekonomi.
Bagian 4 dari 4
Pengangguran — Mengukur Pasar Tenaga Kerja
Tingkat Pengangguran Terbuka, jenis-jenis pengangguran, dan bagaimana ketiga indikator saling terkait.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)

TPT mengukur proporsi angkatan kerja (usia produktif yang bekerja atau aktif mencari kerja) yang saat ini tidak memiliki pekerjaan.

TPT = (Jumlah Penganggur ÷ Angkatan Kerja) × 100%
Friksional
Sementara
Sedang pindah kerja/lulus kuliah, mencari yang sesuai
Struktural
Skill Gap
Keahlian tidak cocok dengan lowongan (mis. otomatisasi)
Siklikal
Ikut Siklus
Naik saat resesi, turun saat ekonomi ekspansi

Hitung dari Nol: Menghitung TPT

Kasus: angkatan kerja Indonesia ~150 juta orang; jumlah penganggur ~7,5 juta orang.

LangkahPerhitunganNilai
1. Susun rumusPenganggur ÷ Angkatan Kerja7,5 jt ÷ 150 jt
2. Bagi7,5 ÷ 1500,05
3. Ubah ke persen0,05 × 1005%
TPT
~5,0%
Artinya dari 100 orang angkatan kerja, ~5 orang belum bekerja

Latihan Kelas: Baca Data Lewat {ECOS}

Kerjakan berkelompok (3-4 orang), 10 menit. Data ilustrasi PDB riil YoY Indonesia dari dasbor ECOS:

KuartalPDB Riil YoYInflasi YoYTPT
Q1~5,2%~2,8%~5,3%
Q2~5,0%~3,1%~5,1%
Q3~4,6%~3,6%~5,4%
Diskusikan: (1) Ke fase siklus ekonomi mana pola Q1→Q3 ini mengarah? (2) Sebagai analis, bagaimana sikap Anda terhadap saham sektor konsumsi (mis. UMKM di Tokopedia) di Q3? (3) Kategorikan ketiga indikator ini sebagai leading/coincident/lagging.

Rangkuman & Persiapan Minggu Depan

IndikatorRumus IntiKategori
PDB Riil (growth)(PDB kini − PDB lalu) ÷ PDB lalu × 100%Coincident
Inflasi(IHK kini − IHK lalu) ÷ IHK lalu × 100%Lagging
TPTPenganggur ÷ Angkatan Kerja × 100%Lagging
Minggu Depan

Kebijakan Moneter Bank Sentral — bagaimana BI7DRR dan operasi bank sentral lain memengaruhi siklus yang baru kita pelajari.

Tugas
Praktik ECOS
Individu, sebelum pertemuan 3
Buka Bloomberg terminal lab, ambil data PDB/inflasi/TPT 4 kuartal terakhir Indonesia, hitung growth YoY sendiri.