‹ Daftar slidePertemuan 5: Membaca Kritis & Meringkas Studi Kasus Bisnis Kompleks (Complex Noun Phrases, Participle Clauses)
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP
Bahasa Inggris 3
Pertemuan 5 — Membaca Kritis & Meringkas Studi Kasus Bisnis Kompleks
Membedah complex noun phrases & participle clauses agar Anda mampu membaca teks bisnis padat-informasi lalu meringkasnya secara akurat dan ringkas.
RPS MINGGU 5 • 2×50 MENIT
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu membedah struktur kalimat bisnis kompleks dan menggunakannya untuk membaca kritis serta meringkas. Secara rinci:
CAPAIAN 1
IDENTIFIKASI
Mengenali head noun, pre-modifier & post-modifier dalam complex noun phrases.
CAPAIAN 2
TRANSFORMASI
Mengubah klausa relatif panjang menjadi participle clause yang lebih ringkas.
CAPAIAN 3
MEMBACA KRITIS
Memisahkan fakta, klaim, dan bukti saat membaca studi kasus bisnis kompleks.
CAPAIAN 4
MERINGKAS
Menyusun ringkasan padat & akurat dari paragraf studi kasus panjang.
Kasus Pembuka: Satu Kalimat, Banyak Informasi
Perhatikan kalimat dari sebuah laporan analis berikut ini:
“A rapidly expanding Indonesian digital payment platform backed by several major venture capital firms reported a 40% increase in monthly active users.”
Satu kalimat ini menyimpan subjek yang sangat panjang sebelum kita bahkan sampai ke kata kerja utamanya (reported). Mahasiswa yang belum terlatih sering kehilangan makna inti karena tersesat di tengah frasa nomina yang panjang ini.
Bagian 1 dari 3
Membongkar Complex Noun Phrases
Dari kata benda tunggal ke frasa nomina berlapis pre- dan post-modifier.
Anatomi Complex Noun Phrase
Sebuah frasa nomina kompleks terdiri dari tiga bagian di sekitar satu head noun (inti kata benda):
Pre-modifier
Kata sebelum head noun: determiner, adjective, participle, atau noun-as-adjective. Contoh: “a rapidly expanding”.
Head Noun
Inti frasa — kata benda utama yang menentukan makna dasar. Contoh: “platform”.
Post-modifier
Keterangan setelah head noun: prepositional phrase, relative clause, atau participle phrase. Contoh: “backed by venture capital firms”.
Strategi membaca: temukan head noun-nya dulu — baru mundur ke pre-modifier dan maju ke post-modifier untuk memahami rincian.
Jenis Pre-Modifier & Post-Modifier
Pre-modifier: sebelum head noun
Adjective: major, digital, financial
Present participle (-ing): a growing market
Past participle (-ed): an integrated system
Noun sebagai adjective: a payment platform, a risk assessment report
Post-modifier: setelah head noun
Prepositional phrase: the increase in revenue
Relative clause: the startup that raised $50 million
Participle phrase: the report published last quarter
Bedah Langkah-demi-Langkah #1: Frasa Nomina Kompleks
Frasa: “a rapidly expanding Southeast Asian e-commerce platform specializing in cross-border UMKM trade”
Langkah
Analisis
Hasil
1. Cari head noun
Kata benda inti di tengah frasa
platform
2. Kumpulkan pre-modifier
Semua kata sebelum “platform”
rapidly expanding, Southeast Asian, e-commerce
3. Kumpulkan post-modifier
Frasa setelah “platform”
specializing in cross-border UMKM trade
4. Identifikasi jenis modifier
Present participle vs. adjective vs. participle phrase
“The platform is growing fast, based in Southeast Asia, and focuses on cross-border UMKM trade.”
Bagian 2 dari 3
Participle Clauses untuk Meringkas
Mengubah klausa panjang menjadi frasa participle yang padat.
Apa Itu Participle Clause?
Participle clause adalah klausa yang dipendekkan dengan membuang subjek & kata kerja bantu, memakai bentuk -ing (present participle) atau -ed/bentuk ke-3 (past participle).
PRESENT PARTICIPLE (-ing)
AKTIF
Subjek klausa melakukan tindakan. Contoh: “launching a new app, the company attracted 1 million users”.
PAST PARTICIPLE (-ed)
PASIF
Subjek klausa dikenai tindakan. Contoh: “founded in 2009, Tokopedia became a major e-commerce player”.
Syarat: subjek klausa participle harus sama dengan subjek kalimat utama — kalau beda, hasilnya salah gramatika (dangling participle).
Pola Transformasi: Klausa Relatif → Participle
Aktif: Relative Clause → -ing Clause
“The startup, which launched a new feature, attracted more users.” → “The startup, launching a new feature, attracted more users.”
Pasif: Relative Clause → -ed Clause
“BBCA, which was listed on the Indonesia Stock Exchange in 1990s, is now a blue-chip stock.” → “BBCA, listed on the Indonesia Stock Exchange in 1990s, is now a blue-chip stock.”
Manfaat untuk meringkas: satu kalimat majemuk jadi lebih pendek tanpa kehilangan informasi inti — ideal untuk ringkasan studi kasus.
Bedah Langkah-demi-Langkah #2: Meringkas Paragraf Kasus
Teks asli: “The UMKM, which was struggling with manual bookkeeping, adopted a digital accounting app. The app, which was developed by a local fintech startup, reduced errors and saved time.”
Langkah
Analisis
Hasil
1. Temukan 2 relative clause
“which was struggling”, “which was developed”
2 klausa penuh (bertele-tele)
2. Tentukan aktif/pasif
Klausa 1 aktif (subjek melakukan); klausa 2 pasif (subjek dikenai)
1→-ing, 2→-ed
3. Ubah jadi participle
Buang “which was”, sesuaikan bentuk kata kerja
struggling / developed
4. Gabungkan jadi 1 kalimat ringkas
Satukan dua kalimat asli
“The UMKM, struggling with manual bookkeeping, adopted a digital accounting app developed by a local fintech startup, reducing errors and saving time.”
5. Verifikasi makna tak berubah
Bandingkan info inti asli vs. ringkasan
Makna utuh, panjang berkurang ±35%
Menggabungkan Noun Phrase & Participle Clause
Penulis bisnis profesional sering menumpuk complex noun phrase sebagai subjek dan participle clause sebagai keterangan tambahan dalam satu kalimat.
“A leading Indonesian ride-hailing super-app, operating across more than 500 cities, reported record revenue growth driven by its fintech division.”
Tiga blok makna: (1) subjek sebagai noun phrase kompleks, (2) participle clause sebagai keterangan tambahan tentang subjek, (3) participle phrase menerangkan penyebab pertumbuhan.
Bagian 3 dari 3
Membaca Kritis & Meringkas Studi Kasus
Dari struktur kalimat ke strategi membaca dan menulis ringkasan yang akurat.
Strategi Membaca Kritis Studi Kasus Bisnis
Fakta (Fact)
Data terverifikasi — angka, tanggal, kejadian. Contoh: “revenue increased by 40% in Q3”.
Klaim (Claim)
Pernyataan penulis yang butuh dukungan bukti. Contoh: “this proves the strategy was successful”.
Bukti (Evidence)
Data/kutipan yang mendukung klaim. Contoh: laporan keuangan, kutipan wawancara eksekutif.
Sinyal linguistik klaim: kata seperti “suggests, indicates, this demonstrates, arguably” — berbeda dari fakta yang biasanya berdiri di dalam complex noun phrase berisi angka.
Teknik Meringkas: 4 Langkah Praktis
LANGKAH 1–2
BACA & TANDAI
Baca sekali untuk gambaran umum, lalu tandai head noun tiap kalimat kunci & klausa “which/who/that”.
LANGKAH 3–4
RINGKAS & GABUNG
Ubah klausa relatif jadi participle clause, gabungkan kalimat terkait menjadi satu kalimat padat.
Aturan emas ringkasan akademik: maksimal 25–30% dari panjang teks asli, tetap memuat semua fakta kunci, tanpa opini pribadi peringkas.
Studi Kasus: Ekspansi UMKM Digital ke Marketplace
Teks Asli (Paragraf Studi Kasus)
“Batik Sari, a small family-owned business based in Solo which had relied on offline sales for two decades, decided to join a major online marketplace. The decision, which was driven by declining foot traffic during the pandemic, led to a significant increase in orders. Within six months, the business, supported by a digital marketing consultant hired through the platform, expanded its customer base beyond Central Java.”
Tugas Anda: identifikasi head noun tiap noun phrase bergaris bawah konseptual, lalu ubah tiap klausa relatif menjadi participle clause pada latihan berikutnya.
Latihan Kelas & Cek Pemahaman
Latihan berpasangan (10 menit): Gunakan teks Batik Sari di slide sebelumnya. (1) Ubah ketiga klausa “which” menjadi participle clause yang tepat (aktif/pasif). (2) Tulis ringkasan maksimal 2 kalimat yang tetap memuat semua fakta kunci.
CEK CEPAT 1: BENAR/SALAH?
“Present participle selalu berarti pasif”
Salah — present participle (-ing) menandai subjek yang aktif melakukan tindakan.
CEK CEPAT 2: ISIAN
Bagian inti frasa nomina disebut?
Head noun — dikelilingi pre-modifier (sebelum) & post-modifier (sesudah).
Coba Sendiri: Reading Comprehension Pacer
Latih kecepatan membaca akademik Anda — atur target WPM, baca teks latihan sambil dihitung waktunya, lalu jawab pertanyaan pemahaman untuk mengetahui trade-off antara kecepatan skim dan akurasi pemahaman kritis.
Glosarium Istilah Teknis Hari Ini
Istilah
Arti
Head noun
Kata benda inti yang menjadi pusat makna sebuah frasa nomina
Pre-modifier
Kata/frasa keterangan yang menempel sebelum head noun
Post-modifier
Kata/frasa keterangan yang menempel setelah head noun
Participle clause
Klausa dipendekkan berbentuk -ing (aktif) atau -ed (pasif) menggantikan klausa relatif
Dangling participle
Kesalahan gramatika saat subjek klausa participle tidak sama dengan subjek kalimat utama
Rangkuman: Dua Alat, Satu Tujuan
Konsep
Inti
Complex noun phrase
Head noun + pre-modifier (sebelum) + post-modifier (sesudah)
Strategi membaca
Temukan head noun dulu, baru pahami modifier di sekelilingnya
Participle clause aktif
Relative clause aktif → bentuk -ing
Participle clause pasif
Relative clause pasif → bentuk -ed/ke-3
Membaca kritis
Pisahkan fakta, klaim, dan bukti dalam teks studi kasus
Meringkas
Gabungkan kalimat via participle clause, jaga ≤30% panjang asli, tanpa opini peringkas
Penutup & Persiapan Pertemuan Berikutnya
Minggu Depan: Pertemuan 6
Menyajikan data & grafik bisnis dalam bahasa Inggris — kosakata tren, perbandingan, dan struktur deskripsi visual. Bawa laptop untuk latihan.
TUGAS SEBELUM PERTEMUAN 6
RINGKASAN STUDI KASUS
Selesaikan ringkasan teks Batik Sari (maks. 2 kalimat, memakai ≥1 participle clause) — kumpulkan via LMS.