stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-04
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 4: Simulasi Negosiasi Bisnis — Bahasa Penawaran, Penerimaan, Penolakan, Kompromi
Program Studi Bisnis Digital • FEB

Bahasa Inggris 3

Pertemuan 4 — Simulasi Negosiasi Bisnis: Bahasa Penawaran, Penerimaan, Penolakan, Kompromi

Dari kalimat formal ke ruang tawar-menawar nyata — menguasai register bahasa Inggris yang dipakai eksekutif saat membuka penawaran, menolak dengan sopan, dan mencapai titik kompromi.

RPS MINGGU 4 • 2 × 50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu berpartisipasi dalam simulasi negosiasi memakai register bahasa Inggris bisnis yang tepat. Secara rinci:

CAPAIAN 1 — STRUKTUR
TAHAPAN NEGOSIASI
Mengidentifikasi empat tahap negosiasi (pembukaan, eksplorasi, tawar-menawar, penutupan) dan fungsi bahasanya masing-masing.
CAPAIAN 2 — REGISTER
4 FUNGSI BAHASA
Menyusun kalimat penawaran, penerimaan, penolakan halus, dan kompromi dengan tingkat formalitas yang tepat.
CAPAIAN 3 — HEDGING
BAHASA HALUS
Menggunakan hedging language ("I'm afraid...", "Would it be possible...") agar penolakan tetap profesional.
CAPAIAN 4 — PRAKTIK
SIMULASI LIVE
Mempraktikkan dialog negosiasi berpasangan dalam skenario bisnis digital yang realistis.
BAGIAN 1 DARI 3
Anatomi Negosiasi Bisnis
Memahami struktur dan strategi dasar sebelum masuk ke bahasa spesifiknya.

Apa Itu Negosiasi Bisnis?

Negosiasi adalah proses komunikasi dua arah untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan (win-win), bukan sekadar "menang-kalah".

MENGAPA BAHASA PENTING
  • Nada (tone) yang salah bisa merusak hubungan bisnis jangka panjang.
  • Bahasa Inggris formal ≠ kaku — tetap perlu terasa manusiawi dan sopan.
  • Kesalahan register sering dianggap sebagai kurang profesional oleh mitra asing.
KONTEKS BISNIS DIGITAL
  • Negosiasi harga kontrak vendor logistik untuk toko online.
  • Tawar-menawar term investasi dengan calon investor startup.
  • Diskusi gaji dan tunjangan saat wawancara kerja di perusahaan multinasional.

Empat Tahap Negosiasi

Setiap negosiasi profesional mengikuti alur yang relatif sama — mengenali tahapnya membantu Anda memilih bahasa yang tepat.

TAHAP 1
OPENING
Perkenalan, membangun rapport, menyampaikan agenda pertemuan.
TAHAP 2
EXPLORING
Menggali kebutuhan & kepentingan masing-masing pihak (interests, bukan posisi).
TAHAP 3
BARGAINING
Tukar-menukar penawaran, penolakan halus, dan konsesi bertahap.
TAHAP 4
CLOSING
Meringkas kesepakatan, konfirmasi tertulis, ucapan Terima Kasih.

ZOPA dan Anchoring: Konsep di Balik Angka

Dua konsep strategi ini menjelaskan mengapa angka pertama yang disebut dalam negosiasi sangat menentukan hasil akhir.

ZOPA — ZONE OF POSSIBLE AGREEMENT

Rentang harga tempat kedua pihak bisa sepakat — di luar rentang ini, kesepakatan mustahil terjadi.

  • Penjual: batas bawah harga yang masih menguntungkan.
  • Pembeli: batas atas harga yang masih sanggup dibayar.
ANCHORING — TAWARAN PEMBUKA

Angka pertama yang disebut menjadi jangkar yang menarik hasil akhir mendekatinya.

  • Penjual biasanya membuka dengan harga sedikit tinggi.
  • Pembeli membalas dengan counter-offer, bukan menerima anchor.
Glosarium: anchoring = teknik menetapkan patokan angka awal; ZOPA = zona harga yang mungkin disepakati kedua pihak.
BAGIAN 2 DARI 3
Bahasa Penawaran & Permintaan
Frasa siap pakai untuk membuka tawaran dan meresponsnya secara profesional.

Frasa Membuka Penawaran (Making an Offer)

Tawaran pembuka harus terdengar percaya diri namun tetap membuka ruang diskusi.

FungsiFrasa Bahasa InggrisTingkat Formalitas
Membuka tawaran"We would like to propose a price of..."Formal
Menyampaikan angka"Our offer is in the range of..."Formal
Memberi syarat"We can offer X, provided that..."Formal
Menawar santai"How about we meet at...?"Semi-formal
Glosarium: propose = mengajukan secara resmi; provided that = dengan syarat.

Meminta Klarifikasi & Mengajukan Counter-Offer

Sebelum membalas dengan angka, negosiator ulung selalu memastikan mereka memahami tawaran lawan bicara.

MEMINTA KLARIFIKASI
  • "Could you clarify what's included in that price?"
  • "When you say X, do you mean...?"
  • "Just to confirm, are we talking about...?"
MENGAJUKAN COUNTER-OFFER
  • "That's a bit higher than we expected. Could you go down to...?"
  • "We were thinking more along the lines of..."
  • "Would you consider...instead?"

Hitung dari Nol 1: Titik Tengah Kompromi

Teknik "splitting the difference" — cara paling umum menghitung titik kompromi harga secara matematis.

Kasus: penjual jasa desain UMKM meminta Rp15.000.000, klien menawar Rp11.000.000.

LangkahPerhitunganNilai
Harga penjual (anchor)diketahuiRp15.000.000
Harga pembeli (counter-offer)diketahuiRp11.000.000
Selisih kedua tawaran15.000.000 − 11.000.000Rp4.000.000
Setengah selisih4.000.000 ÷ 2Rp2.000.000
Titik kompromi11.000.000 + 2.000.000Rp13.000.000
HASIL AKHIR
Rp13.000.000
"Let's meet in the middle at Rp13 million."
BAGIAN 3 DARI 3
Penerimaan, Penolakan & Kompromi
Bahasa untuk merespons tawaran — dari "ya" penuh sampai "tidak" yang tetap sopan.

Bahasa Penerimaan (Accepting an Offer)

Menerima tawaran juga perlu bahasa yang tepat — antara terlalu antusias dan terlalu datar.

PENERIMAAN PENUH
FULL ACCEPT
"That sounds fair. We accept your terms."
PENERIMAAN BERSYARAT
CONDITIONAL
"We can agree to that, as long as the delivery date stays the same."
PENERIMAAN FORMAL
FORMAL CLOSE
"We are pleased to accept your proposal."

Bahasa Penolakan Halus (Polite Refusal & Hedging)

Hedging language membuat penolakan terdengar profesional, bukan kasar atau defensif.

SituasiFrasa HedgingFungsi
Menolak harga"I'm afraid that's a bit too high for us."Melembutkan penolakan
Menolak syarat"I understand your position, but we're unable to..."Mengakui, lalu menolak
Menunda keputusan"Let me get back to you on that."Menunda tanpa menutup pintu
Menolak sopan total"Unfortunately, that won't be possible at this stage."Penolakan final tapi sopan
Hindari: "No, that's too expensive." — terdengar kasar dan menutup ruang negosiasi lebih lanjut.

Bahasa Kompromi (Reaching a Middle Ground)

Kompromi disampaikan lewat struktur conditional — "jika Anda..., maka kami..." — ciri khas negosiasi matang.

If you can [syarat dari lawan], then we can [tawaran balik].
CONTOH KALIMAT
  • "If you can lower the price to Rp13 million, we can sign today."
  • "We're willing to meet halfway on the delivery schedule."
  • "What if we split the difference?"
GLOSARIUM
  • meet halfway = berkompromi di titik tengah
  • trade-off = pertukaran satu hal demi hal lain
  • win-win solution = solusi saling menguntungkan

Hitung dari Nol 2: Konsesi Bertahap dalam Negosiasi Harga

Vendor katering UMKM memberi dua tahap konsesi diskon untuk mencapai kesepakatan kontrak event.

Harga awal penawaran vendor: Rp8.000.000.

LangkahPerhitunganNilai
Konsesi 1: diskon 10%8.000.000 × 10%Rp800.000
Harga setelah konsesi 18.000.000 − 800.000Rp7.200.000
Konsesi 2: diskon 5% (dari harga baru)7.200.000 × 5%Rp360.000
Harga final7.200.000 − 360.000Rp6.840.000
Total diskon dari harga awal8.000.000 − 6.840.000Rp1.160.000 (~14,5%)
KALIMAT PENUTUP
"With both concessions, our final offer is Rp6.84 million — that's our best price."

Kesalahan Umum dalam Negosiasi Lintas Budaya

Budaya komunikasi Indonesia (high-context) berbeda dengan budaya bisnis Barat (low-context) — kenali jebakannya.

JEBAKAN UMUM
  • Terlalu banyak basa-basi sebelum masuk substansi.
  • Menghindari kata "no" sampai maksud jadi tidak jelas (ambiguous).
  • Menerima tawaran pertama tanpa counter-offer (kehilangan ZOPA).
PERBAIKAN
  • Rapport singkat, lalu masuk agenda dengan jelas.
  • Gunakan hedging language, bukan menghindari topik.
  • Selalu ajukan klarifikasi/counter-offer sebelum menyepakati.

Studi Kasus: Negosiasi Kontrak Vendor UMKM

Ikuti alur dialog singkat ini — perhatikan pilihan bahasa di setiap tahap.

TAHAP 1 — OPENING & OFFER

Vendor: "Thank you for meeting us. We'd like to propose a package price of Rp10 million for the full event catering."

TAHAP 2 — CLARIFY & COUNTER

Klien: "Could you clarify what's included? That's a bit higher than we budgeted — we were thinking around Rp8 million."

TAHAP 3 — POLITE REFUSAL & COMPROMISE

Vendor: "I'm afraid Rp8 million won't cover full service. If you can commit to 100 guests, we can offer Rp9 million."

TAHAP 4 — ACCEPT & CLOSE

Klien: "That works for us. We're pleased to accept — let's confirm in writing."

Latihan: Simulasi Negosiasi Berpasangan

Kerjakan berpasangan (15 menit) — satu berperan sebagai Vendor, satu sebagai Klien.

SKENARIO
  • Startup e-commerce menegosiasikan biaya jasa fotografi produk.
  • Harga awal vendor: Rp5.000.000 untuk 50 produk.
  • Budget klien: Rp3.500.000.
INSTRUKSI
  • Gunakan minimal 1 frasa dari setiap fungsi: offer, clarify, refuse, compromise.
  • Hitung titik kompromi dengan teknik "split the difference".
  • Tulis kesepakatan akhir dalam 1 kalimat bahasa Inggris formal.
Dua pasangan akan diminta tampil di depan kelas untuk memperagakan dialognya secara singkat.

Coba Sendiri: Asesmen Gaya Negosiasi Anda

Sebelum berlatih dengan pasangan, identifikasi profil Thomas-Kilmann Anda (competing / collaborating / compromising / avoiding / accommodating) — kesadaran diri ini membantu memilih gaya bahasa offer, refuse, dan compromise yang paling sesuai dengan disposisi alami Anda.

Rangkuman: Empat Fungsi Bahasa Negosiasi

Checklist frasa kunci hari ini — simpan sebagai referensi cepat untuk simulasi dan tugas berikutnya.

FungsiFrasa KunciKapan Dipakai
Offer"We'd like to propose..."Membuka tawaran
Accept"We're pleased to accept..."Menyetujui kesepakatan
Refuse"I'm afraid that's not possible..."Menolak dengan halus
Compromise"If you can..., we can..."Mengusulkan titik tengah
PENUTUP PERTEMUAN 4
Siap Bernegosiasi dalam Bahasa Inggris
Minggu depan: menganalisis studi kasus bisnis kompleks — complex noun phrases & participle clauses.