‹ Daftar slidePertemuan 3: Have to / Has to — Menyatakan Keharusan (Unit 12: Obligations)
Program Studi Bisnis Digital • FEB
Bahasa Inggris 1
Pertemuan 3 — Have to / Has to: Menyatakan Keharusan (Unit 12: Obligations)
Membedakan keharusan (have to/has to) dari saran (should/shouldn't), lalu memakainya untuk bicara tentang aturan kerja dan kehidupan kampus.
RPS MINGGU 3 • 2×50 MENIT
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu mengidentifikasi dan menggunakan have to/has to untuk menyatakan keharusan secara tepat dalam kalimat lisan dan tulisan.
CAPAIAN 1
BENTUK
Membentuk kalimat positif, negatif, dan tanya dengan have to (I/you/we/they) dan has to (he/she/it).
CAPAIAN 2
MAKNA
Membedakan keharusan (have to) dari saran (should) dan dari larangan (must not).
CAPAIAN 3
DON'T HAVE TO
Memahami don't/doesn't have to berarti "tidak wajib", bukan "dilarang".
CAPAIAN 4
PRAKTIK
Menyusun kalimat keharusan tentang aturan kerja/kampus — bekal Unit 12 di Learn Social.
Bandingkan: Saran vs Keharusan
Perhatikan dua kalimat berikut. Sama-sama tentang aturan, tapi maknanya sangat berbeda:
KALIMAT 1 — SARAN (MINGGU LALU)
SHOULD
"You should wear formal clothes to the interview." — sebaiknya, tapi kalau tidak, tidak ada sanksi tegas.
KALIMAT 2 — KEHARUSAN (HARI INI)
HAVE TO
"You have to bring your ID card to the exam." — wajib, aturan resmi, kalau tidak dipatuhi ada konsekuensi.
Pertanyaan kunci hari ini: bagaimana bahasa Inggris menandai bahwa sesuatu itu benar-benar wajib, bukan sekadar anjuran? Jawabannya: have to / has to.
Bentuk Positif: Have to / Has to
Subjek + have/has + to + Kata Kerja Dasar (V1)
HAVE TO — I / YOU / WE / THEY
I have to submit the report by Friday.
We have to wear a uniform at the store.
They have to finish the training first.
HAS TO — HE / SHE / IT
She has to log in before 8 AM.
He has to pay the tuition on time.
The cashier has to count the cash daily.
Aturan gampangnya: subjek tunggal orang ketiga (he/she/it, atau nama satu orang) → has to. Subjek lain → have to. Sama seperti pola -s/-es pada simple present!
Bentuk Negatif: Don't / Doesn't Have To
Subjek + don't/doesn't + have to + V1
DON'T HAVE TO — I / YOU / WE / THEY
I don't have to work on Sunday.
We don't have to bring our own laptop.
DOESN'T HAVE TO — HE / SHE / IT
She doesn't have to attend the meeting.
He doesn't have to pay extra fees.
Awas jebakan terbesar: "don't have to" ≠ "must not". "I don't have to work" artinya boleh kerja boleh tidak, TIDAK WAJIB — bukan "dilarang bekerja". Ini akan kita bedah tuntas dua slide lagi.
Bentuk Tanya: Do/Does + Subjek + Have To
Do/Does + Subjek + have to + V1 + ?
TANYA
Do you have to wear a badge?
Apakah Anda wajib memakai tanda pengenal?
JAWAB SINGKAT
Yes, I do. / No, I don't.
Ya, wajib. / Tidak, tidak wajib.
CONTOH LEBIH LANJUT
Does she have to renew her ID card every year? — Yes, she does.
Do they have to take the TOEFL before graduation? — No, they don't.
Bagian 2 dari 4
Keharusan vs Saran vs Larangan
Tiga modal yang sering tertukar: have to (wajib), should (sebaiknya), dan must not (dilarang keras). Kita akan bedah ketiganya berdampingan.
Have toShouldMust not
Have To vs Should: Objektif vs Opini
HAVE TO / HAS TO
KEHARUSAN
Aturan dari pihak luar (kampus, kantor, hukum, orang tua). Kalau dilanggar → ada konsekuensi nyata. "Students have to register online." (aturan kampus, bukan pendapat dosen)
SHOULD / SHOULDN'T
SARAN
Opini atau anjuran baik dari pembicara. Kalau tidak dituruti → tidak ada sanksi resmi. "You should register early." (saran, bukan aturan wajib)
Uji cepat: tanyakan pada diri sendiri — "apakah ada ATURAN RESMI di balik kalimat ini, atau ini cuma PENDAPAT orang yang bicara?" Aturan resmi → have to. Pendapat → should.
Don't Have To vs Must Not: Jebakan Terbesar
DON'T / DOESN'T HAVE TO
TIDAK WAJIB
Bebas memilih — boleh dilakukan, boleh tidak. "You don't have to attend; it's optional." (Anda boleh hadir, boleh tidak — keduanya OK)
MUST NOT
DILARANG KERAS
Wajib TIDAK dilakukan — ada larangan tegas. "You must not use your phone during the exam." (dilarang, kalau dilanggar → sanksi)
Bandingkan langsung: "You don't have to bring cash" (boleh bawa uang tunai, boleh juga tidak — bisa pakai QRIS) ≠ "You must not bring cash" (dilarang membawa uang tunai sama sekali, misalnya di area steril tertentu). Dua makna yang jauh berbeda dari satu kata "not"!
Tabel Perbandingan: Tiga Modal Kewajiban
RANGKUMAN — SERING KELUAR DI KUIS UNIT 12
Modal
Makna
Kalau dilanggar
Contoh
have to / has to
Wajib (aturan luar)
Ada konsekuensi
You have to pay tuition.
should / shouldn't
Sebaiknya (saran)
Tidak ada sanksi resmi
You should study daily.
don't/doesn't have to
Tidak wajib (bebas pilih)
Tidak ada masalah
You don't have to wear a tie.
must not
Dilarang keras
Sanksi tegas
You must not cheat.
Ingat urutan kekuatannya: must not (paling keras) > have to (wajib) > should (saran) > don't have to (bebas, netral).
Hitung dari Nol: Mengurai Kalimat Kewajiban
Mari telusuri kalimat panjang ini langkah demi langkah untuk menemukan modal kewajiban yang tepat: "Employees ___ wear the company uniform, but they ___ wear it on Fridays because Friday is 'casual day'."
Langkah
Perhitungan (analisis)
Hasil
1. Cari subjek klausa 1
"Employees" = jamak, orang ketiga
subjek jamak
2. Klausa 1: ada aturan resmi?
"company uniform" → kebijakan kantor
keharusan → have to
3. Isi blank 1
subjek jamak + keharusan
"Employees have to wear..."
4. Baca klausa 2: kata kunci "but"
kontras dari klausa 1 (bukan larangan)
Jumat = pengecualian, bukan larangan
5. "Casual day" berarti apa?
seragam jadi opsional hari itu
tidak wajib → don't have to
6. Isi blank 2
subjek jamak + tidak wajib
"...they don't have to wear it..."
KALIMAT LENGKAP
Employees have to wear the uniform, but they don't have to wear it on Fridays.
Hitung dari Nol: Aturan Ujian Akhir Semester
Terapkan langkah yang sama pada konteks kampus — menyusun pengumuman aturan UAS dari poin-poin dosen:
Langkah
Perhitungan (analisis)
Hasil
1. Poin dosen: "wajib bawa KTM"
subjek "students" (jamak) + wajib
Students have to bring their student card.
2. Poin dosen: "dilarang bawa HP"
subjek "students" + larangan keras
Students must not bring their phone.
3. Poin dosen: "seragam bebas, boleh kaus"
subjek "students" + tidak wajib formal
Students don't have to wear formal clothes.
4. Poin dosen: "sebaiknya datang 15 menit lebih awal"
subjek "students" + saran, bukan wajib
Students should arrive 15 minutes early.
PELAJARAN UTAMA
Empat kalimat, empat modal berbeda — pilih berdasarkan MAKNA sumber, bukan sekadar hafalan.
Bagian 3 dari 4
Have To dalam Konteks Nyata
Dari dunia kerja profesional Indonesia sampai kehidupan kampus sehari-hari — melihat bagaimana have to/has to benar-benar dipakai.
Dunia KerjaKampusBentuk Waktu Lampau
Have To di Dunia Kerja Digital
Sebagai calon profesional bisnis digital, Anda akan sering mendengar dan memakai have to/has to di lingkungan kerja startup maupun korporasi:
TIM MARKETING
"has to"
"The social media admin has to post content every day."
TIM E-COMMERCE
"have to"
"Sellers have to respond to customer chats within 24 hours."
TIM KEUANGAN
"has to"
"The finance staff has to submit the report before the 5th."
Bayangkan Anda magang di sebuah startup e-commerce seperti Tokopedia atau di divisi digital BCA — kalimat-kalimat seperti ini akan Anda dengar setiap hari dari atasan Anda.
Have To di Kehidupan Kampus FEB UNDIP
ATURAN AKADEMIK — CONTOH REAL
Students have to attend at least 75% of classes to be eligible for the final exam.
Students have to submit assignments through the LMS before the deadline.
Students don't have to bring a printed textbook — a PDF version is acceptable.
First-year students have to complete the Learn Social units for Bahasa Inggris 1.
Refleksi: perhatikan, kalimat terakhir itu tentang Anda sendiri! Aturan Learn Social bukan sekadar contoh tata bahasa — itu keharusan nyata yang berlaku minggu ini.
Sekilas: Have To di Masa Lalu — "Had To"
Have to dan has to tidak punya bentuk lampau sendiri seperti kata kerja modal lain. Untuk cerita masa lalu, keduanya berubah menjadi satu bentuk yang sama: had to.
SEKARANG
have to / has to
"I have to work today." (kewajiban saat ini)
MASA LALU
had to (semua subjek)
"I had to work yesterday." (kewajiban minggu/hari lalu)
Contoh lain: "She had to reschedule the meeting because of traffic in Jakarta." Perhatikan — tidak ada "she has had to" atau bentuk rumit lain; cukup had to untuk semua subjek. Materi lengkap simple past akan kita bahas dua pertemuan ke depan.
Empat Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Kesalahan
Kalimat Salah
Perbaikan
1. Has to untuk subjek jamak
"They has to come."
They have to come.
2. Have to untuk subjek tunggal
"She have to go."
She has to go.
3. Menambah "to" dua kali
"I have to to leave."
I have to leave.
4. Menyamakan don't have to = must not
"You don't have to smoke here." (maksud: dilarang)
"You must not smoke here."
Kesalahan #4 adalah yang paling sering muncul dan paling fatal maknanya — selalu cek dulu: ini tentang larangan atau bebas pilih?
Bagian 4 dari 4
Saatnya Praktik & Refleksi
Latihan berpasangan tentang aturan kerja/kampus, lalu ringkasan Unit 12 sebelum lanjut ke Learn Social.
Latihan Praktik & Diskusi Berpasangan
Instruksi untuk 15 menit terakhir sesi hari ini — kerjakan berpasangan (2 orang), lalu 3 pasangan akan diminta membacakan jawaban di depan kelas.
TUGAS: TULIS 5 KALIMAT TENTANG ATURAN MAGANG/KERJA PARUH WAKTU
1 kalimat dengan have to (kewajiban untuk subjek jamak/I/you/we/they)
1 kalimat dengan has to (kewajiban untuk subjek tunggal)
1 kalimat dengan don't/doesn't have to (sesuatu yang tidak wajib)
1 kalimat dengan must not (larangan keras di tempat kerja)
1 kalimat dengan should (saran, bukan kewajiban) — sebagai kontras
Tips: pikirkan tempat magang impian Anda — startup, bank, atau UMKM digital — lalu bayangkan aturan apa saja yang berlaku di sana.
Ringkasan Pertemuan 3
YANG SUDAH KITA KUASAI
have to (I/you/we/they) vs has to (he/she/it)
Bentuk negatif: don't/doesn't have to = tidak wajib
Bentuk tanya: Do/Does + subjek + have to...?
have to (wajib) ≠ should (saran) ≠ must not (larangan)
TUGAS SETELAH KELAS
UNIT 12
Selesaikan Unit 12: Obligations di aplikasi Learn Social sebelum pertemuan berikutnya.
Pertemuan berikutnya (P4): kita lanjut ke comparative & superlative adjectives — cara membandingkan dua hal atau lebih dalam bahasa Inggris.