‹ Daftar slidePertemuan 1: Pengantar: Panggilan Hidup dan Pentingnya Pendidikan Agama Katolik di Perguruan Tinggi
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP
Pendidikan Agama Katolik
Pertemuan 1 — Pengantar: Panggilan Hidup dan Pentingnya Pendidikan Agama Katolik di Perguruan Tinggi
Mengapa mahasiswa bisnis digital tetap perlu belajar agama, apa itu “panggilan hidup”, dan bagaimana iman menjadi fondasi integritas di dunia kerja.
RPS MINGGU 1 • 2 × 50 MENIT
Bagian 1 dari 3
Mengapa Pendidikan Agama Katolik di Perguruan Tinggi?
Dasar, tujuan, dan konsep “panggilan hidup” sebagai titik berangkat seluruh mata kuliah.
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu memahami empat hal berikut (Sub-CPMK Minggu 1).
TUJUAN 1
01
Menjelaskan dasar hukum dan tujuan Pendidikan Agama Katolik (PAK) di perguruan tinggi Indonesia.
TUJUAN 2
02
Memahami makna panggilan hidup (vocation) dan tiga bentuknya dalam Gereja Katolik.
TUJUAN 3
03
Mengaitkan panggilan hidup dengan pilihan karier, termasuk dunia bisnis digital dan kewirausahaan.
TUJUAN 4
04
Mengenal peta 14 pertemuan, metode, dan sistem penilaian mata kuliah selama satu semester.
Dasar dan Tujuan PAK di Perguruan Tinggi
DASAR REGULASI
UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) mewajibkan pendidikan agama pada semua jenjang, termasuk perguruan tinggi.
Pendidikan tinggi bertujuan mengembangkan potensi mahasiswa agar beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia — sejajar dengan kompetensi akademik dan profesional.
Kurikulum FEB UNDIP menempatkan PAK sebagai mata kuliah wajib umum (MKWU) semester 1, T = 2 SKS.
TUJUAN PAK BAGI MAHASISWA
Membangun integritas pribadi yang konsisten antara nilai iman dan tindakan sehari-hari.
Menguatkan kepekaan moral dalam mengambil keputusan, termasuk keputusan bisnis dan profesional.
Merawat kehidupan spiritual di tengah kesibukan akademik dan tekanan dunia kerja digital.
Apa Itu “Panggilan Hidup”?
Dalam bahasa Latin, vocatio berarti “panggilan” — berasal dari kata vocare, memanggil. Dalam iman Katolik, panggilan hidup adalah undangan Tuhan kepada setiap orang untuk menjalani hidup dengan cara tertentu demi mengasihi Tuhan dan sesama.
Glosarium:Vokasi (vocation) bukan sekadar “pekerjaan” dalam arti sempit, melainkan panggilan hidup menyeluruh — cara seseorang diundang Tuhan untuk berbakti, entah lewat keluarga, pelayanan Gereja, maupun profesi di dunia kerja seperti bisnis digital.
Tiga unsur pokok panggilan hidup: (1) berasal dari Tuhan, bukan pilihan bebas semata; (2) dijalani lewat relasi dengan sesama; (3) diwujudkan lewat tindakan konkret sehari-hari, termasuk cara kita bekerja dan berbisnis.
Tiga Bentuk Panggilan dalam Gereja Katolik
Sebagian besar mahasiswa Anda — dan Anda sendiri — kelak akan menjalani panggilan sebagai awam: berkeluarga sekaligus berkarya lewat profesi, termasuk di sektor bisnis digital.
Panggilan Umum vs. Panggilan Khusus
PANGGILAN UMUM
Berlaku untuk semua orang beriman tanpa kecuali.
Yaitu panggilan untuk kekudusan — hidup jujur, mengasihi, dan berbuat baik.
Dijalani di mana pun kita berada: kampus, tempat kerja, keluarga.
PANGGILAN KHUSUS
Bentuk konkret yang dipilih untuk menjalani panggilan umum tadi.
Contoh: menjadi imam, berkeluarga, atau berkarier di bidang tertentu.
Bisa berubah seiring waktu, tetapi selalu bertumpu pada kekudusan yang sama.
Intinya: jalur hidup Anda boleh berbeda-beda — wirausahawan, karyawan korporasi, atau pegawai negeri — tetapi panggilan umum untuk hidup jujur dan mengasihi berlaku sama untuk semua.
Bagian 2 dari 3
Panggilan sebagai Fondasi Hidup di Dunia Kerja
Menghubungkan panggilan hidup dengan pilihan karier dan etika bisnis digital.
Panggilan Hidup dan Dunia Kerja Bisnis Digital
Dalam ajaran sosial Gereja, kerja bukan sekadar cara mencari nafkah, melainkan cara manusia berpartisipasi dalam karya penciptaan Tuhan dan melayani sesama.
SEBAGAI KARYAWAN
Bekerja jujur di startup atau perusahaan e-commerce — tidak memanipulasi laporan kinerja atau data pengguna.
SEBAGAI WIRAUSAHA
Membangun usaha digital (toko daring, aplikasi jasa) yang benar-benar memberi nilai bagi pelanggan dan mitra UMKM.
SEBAGAI PEMIMPIN
Mengambil keputusan bisnis yang mempertimbangkan dampak sosial, tidak semata mengejar pertumbuhan angka.
Studi Kasus: Wirausaha Digital dan Panggilan Melayani
Kasus: Seorang lulusan program studi bisnis membangun aplikasi pemasaran daring sederhana untuk membantu UMKM di desa memasarkan produk kerajinan lewat marketplace. Ia sengaja menetapkan biaya jasa rendah, meski keuntungannya lebih kecil dibanding bila ia bekerja untuk korporasi besar.
DILIHAT DARI SISI BISNIS
Margin keuntungan lebih tipis, pertumbuhan lebih lambat.
Skala pasar terbatas pada UMKM lokal, bukan korporasi besar.
DILIHAT DARI SISI PANGGILAN HIDUP
Bisnis menjadi sarana melayani sesama, bukan sekadar mencari laba.
Nilai kejujuran dan kepedulian sosial terwujud lewat pilihan karier sehari-hari.
PAK dan Etika Bisnis Digital: Integritas dalam Dunia Kerja
Industri bisnis digital penuh dengan situasi yang menguji integritas. Pendidikan Agama Katolik melatih Anda mengenali dan merespons situasi tersebut dengan nurani yang terbentuk baik.
Situasi di Industri Digital
Godaan Umum
Sikap Berintegritas
Mengelola data pelanggan e-commerce
Menjual data ke pihak ketiga tanpa izin
Menjaga kerahasiaan & kepercayaan pelanggan
Menulis ulasan produk di marketplace
Membuat ulasan/rating palsu
Ulasan jujur berdasarkan pengalaman nyata
Melaporkan kinerja startup ke investor
Menggelembungkan angka pengguna aktif
Transparansi data sesuai kondisi sebenarnya
Bagian 3 dari 3
Mengapa PAK Penting & Peta Satu Semester
Tiga tujuan pembentukan diri, struktur penilaian, dan gambaran 14 pertemuan ke depan.
Tiga Tujuan Pembentukan Diri Lewat PAK
INTEGRITAS PRIBADI
Selarasnya kata, sikap, dan tindakan — termasuk saat tidak ada yang mengawasi, misalnya saat bekerja dari rumah mengelola akun bisnis digital.
KEPEKAAN MORAL
Kemampuan mengenali mana keputusan bisnis yang benar, bukan sekadar yang menguntungkan atau legal secara teknis.
KEHIDUPAN SPIRITUAL
Ruang batin yang menjaga Anda tetap tenang dan berpegang pada nilai, di tengah tekanan target dan kompetisi industri digital.
Hitung dari Nol: Struktur Penilaian Mata Kuliah
Contoh ilustrasi nilai akhir seorang mahasiswa berdasarkan bobot komponen penilaian PAK.
Langkah
Perhitungan
Nilai
Tugas (bobot 20%), nilai 80
80 × 20%
16
Diskusi & keaktifan (bobot 15%), nilai 85
85 × 15%
12,75
UTS (bobot 30%), nilai 78
78 × 30%
23,4
UAS (bobot 35%), nilai 82
82 × 35%
28,7
Total: 16 + 12,75 + 23,4 + 28,7
Jumlah seluruh komponen
80,85
NILAI AKHIR ILUSTRASI
80,85
Bobot 20% + 15% + 30% + 35% = 100%
Hitung dari Nol: Total Jam Tatap Muka Semester
Mata kuliah ini berbobot 2 SKS teori, tatap muka 2 × 50 menit setiap pertemuan, selama 14 pertemuan mengajar.
Langkah
Perhitungan
Nilai
Durasi per pertemuan (2 SKS × 50 menit)
2 × 50
100 menit
Total menit selama 14 pertemuan mengajar
100 × 14
1.400 menit
Konversi ke jam (1.400 menit ÷ 60)
1.400 ÷ 60
~23,3 jam
TOTAL TATAP MUKA
~23,3 jam
Sepanjang satu semester (di luar UTS/UAS)
Peta Perjalanan: Gambaran 14 Pertemuan
Empat pertemuan pertama membangun fondasi relasi manusia-Tuhan; sisanya memperluas ke ajaran sosial Gereja, Kristologi, liturgi, inkulturasi budaya, dan etika Kristiani di masyarakat majemuk Indonesia.
Metode Pembelajaran: Reflektif-Dialogis
CIRI METODE
Reflektif: setiap topik diawali pertanyaan renungan, bukan definisi kering.
Dialogis: diskusi kelompok dan berbagi pengalaman pribadi diutamakan.
Studi kasus: konteks nyata Indonesia — kehidupan kampus, dunia kerja, masyarakat majemuk.
PERAN ANDA SEBAGAI MAHASISWA
Aktif bertanya dan berbagi pandangan, termasuk yang berbeda pendapat.
Membawa pengalaman nyata dari kehidupan kampus atau organisasi.
Terbuka pada refleksi pribadi, bukan sekadar mengejar nilai.
Latihan Refleksi Diri
Tuliskan jawaban singkat (3–5 kalimat) di buku catatan Anda, akan didiskusikan dalam kelompok kecil 10 menit ke depan.
PERTANYAAN REFLEKSI
Menurut Anda, apa “panggilan hidup” Anda sejauh ini — bidang apa yang membuat Anda merasa paling ingin melayani atau berkontribusi?
Bagaimana Anda membayangkan nilai kejujuran dan integritas akan diuji ketika Anda bekerja di industri bisnis digital kelak?
Satu hal apa yang Anda harapkan dari mata kuliah Pendidikan Agama Katolik semester ini?
Tidak ada jawaban benar atau salah — tujuan latihan ini adalah membiasakan Anda berefleksi jujur, kebiasaan yang akan terus dipakai sepanjang mata kuliah ini.
Rangkuman Pertemuan 1
Konsep
Inti
Dasar PAK di PT
UU Sisdiknas + tujuan pendidikan nasional: integritas, moral, spiritual
Panggilan hidup (vocatio)
Undangan Tuhan yang dijalani lewat relasi & tindakan konkret
Tiga bentuk panggilan
Imamat & diakonat, hidup bakti, awam & keluarga
Panggilan umum vs khusus
Kekudusan berlaku semua orang; jalur konkretnya berbeda-beda
Panggilan & bisnis digital
Kerja sebagai sarana melayani, bukan sekadar mencari laba
Penutup: Menuju Pertemuan 2
PERTEMUAN 2–3 (RPS MINGGU 2–3)
Topik: Relasi Manusia dengan Tuhan — mengenal Allah dan konsep ketuhanan Katolik.
Baca sekilas Kitab Kejadian 1:26–27 sebagai bahan renungan awal.
TUGAS SEBELUM PERTEMUAN 2
1 halaman
Tulis refleksi singkat: pengalaman pribadi Anda mencari atau meragukan kehadiran Tuhan dalam hidup sehari-hari.
Terima Kasih atas partisipasi Anda hari ini — sampai jumpa di pertemuan berikutnya!